Klinik Utama Sediakan Pelayanan Kesehatan

Hari Ini Gubernur Resmikan MMC


Kamis, 17 Maret 2016 - 04:07:48 WIB
Hari Ini Gubernur Resmikan MMC Minang Medical Center (MMC) di Jalan A. Yani No. 1 B, Padang. Hari ini MMC diresmikan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama pemilik MMC, H Muharamsyah.

PADANG, HALUAN — Minang Medical Center (MMC) yang bergerak di bidang perawatan kesehatan swasta telah hadir di Jalan A. Yani No. 1 B, Padang. Rencananya, hari ini, Kamis (17/3), gedung tersebut diresmikan oleh Gubernur Sumbar (Sumbar), Irwan Prayitno bersama pendiri MMC, H Muharamsyah.

MMC hadir sebagai kli­nik utama, menyediakan pe­la­yanan kesehatan baik un­tuk anak, dewasa maupun lan­­sia. Layanan ung­gu­lan­nya adalah Hyperbaric The­rapy. Layanan ini baru kali per­tama ada di Sumbar.

Baca Juga : Sebelum Belanja, Cek Harga Kebutuhan Pokok di Padang

Pendiri sekaligus Komi­sa­ris Utama MMC, H Mu­ha­­ramsyah didampingi Di­rek­tur MMC, dr. H Suchyar Is­kandar M Kes menga­ta­kan, MMC ini hadir sebagai wu­jud bakti anak bangsa ter­hadap perkembangan dunia ke­sehatan khususnya di Sum­bar dan memiliki visi me­njadikan sebagai layanan ke­sehatan yang bermutu, profesional dan inovatif.

“Selain layanan ung­gu­lan MMC adalah Hyper­ba­ric Therapy, kami juga mem­be­rikan layanan rawat inap, cek kesehatan dan poli­kli­nik, hiperbarik, farmasi, ser­ta radiologi, yang ditunjang 36 dokter spesialis. Dari 36 dok­ter itu di antaranya dok­ter spesialis bedah, jantung, kebidanan dan kandungan, THT-KL, gigi dan mulut, pa­ru, syaraf, anak, radiologi, ser­ta dokter spesialis umum,” ujarnya.

Baca Juga : Disperindagkop dan UKM Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Pengembangan UMKM di Pariaman

Muharamsyah menu­tur­kan, MMC memiliki ko­mit­men memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien. Pe­layanan itu merupakan tang­gung jawab seluruh stafnya. Se­bagai salah satu pusat pe­layanan kesehatan di Sum­bar, MMC memiliki fasilitas me­ma­dai yang sesuai stan­dar pelayanan kesehatan. Kemudian juga memiliki tim dokter dan tim perawat se­lalu bersinergi demi mem­berikan pelayanan ke­seha­tan terbaik bagi pasien.

“Keselamatan pene­ra­pan standar dan budaya ke­se­lamatan untuk menjamin ke­selamatan pasien, pe­ngun­jung dan staf meru­pa­kan komitmen kami. Kami terbuka untuk semua pasien yang membutuhkan pera­wa­tan untuk kesehatan, serta menganggap mereka memi­liki hak untuk mendapatkan pelayanan terbaik kami,” jelasnya.

Baca Juga : Perluas Layanan Perbankan Seamless dan Terdigitalisasi, PermataBank Resmikan Model Branch Lippo Cikarang

Saat ini, kata Muha­ram­syah, klinik mengelola lima tem­pat tidur dan memiliki fa­silitas medis lain, seperti hi­perbarik, kamar operasi (OR), layanan radiologi, apotek, unit poliklinik, la­yanan tes kesehatan dan la­ya­nan cek kesehatan. Selain itu, pelayanan tambahan di­be­rikan MMC yang dise­dia­kan adalah mushala untuk salat, menerima kartu kredit (Visa dan Master), Wi-Fi dan sistem antrian nomor.

Khusus pengelolaan ga­wat darurat, kata Muha­ram­syah, pihaknya merancang de­­sain gedung, tata letak rua­ngan hingga desain sis­tem layanan yang difo­kus­kan memberikan pena­nga­nan yang cepat dan akurat, untuk kasus kegawat­da­ru­ra­tan.

Baca Juga : Tips Sederhana Atur Keuangan Agar Bisa Pangkas Utang

“Minang Medical Cen­ter didesain agar dapat mem­­percepat penanganan ka­sus-kasus kegawat­da­ru­ratan. Dengan layanan UGD 24 jam, kami siap me­la­yani semua masalah kese­hatan pasien,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Padang, Emzalmi me­naruh harapan, agar MMC dapat memberikan pela­yanan terbaik kepada pa­sien MMC nantinya, teru­ta­ma sekali pelayanan Tera­pi Oksigen Hiperbarik (Hy­per­baric Oxygen Therapy).

“Masyarakat Sumbar memiliki selera tinggi untuk mem­percayai produk kese­ha­tan. Buktinya tidak sedikit yang ke luar negeri untuk bero­bat. Tentu, ini jadi bukti masih belum terakomo­dir­nya fasilitas dan pelayanaan kese­ha­tan yang baik di Sum­bar, khususnya Kota Pa­dang. Untuk itu, MMC sa­ngat diharapkan mampu mem­bangun pelayanan yang baik tersebut,” kata Emzal­mi, Rabu (16/3).

Terkait perizinan, Em­zal­mi mengaku bahwa MMC telah mendapatkan re­ko­mendasi dari pihak ter­kait, seperti Dinas Kese­ha­tan Kota, serta telah meme­nu­hi segala persyaratan yang dibutuhkan. “Semoga atu­ran yang tertera dalam per­sya­ratan perizinan terse­but bisa dijalankan de­ngan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Da­lam kesempatan ter­se­but, Laksamana Pertama TNI (Purn), Prof Dr dr Gu­rit­no Suryokusumo, SMHS, DEA mengatakan, dalam wak­tu dekat akan dikeluar­kan Peraturan Kemenkes RI me­ngenai regulasi yang akan jadi patokan dalam pe­lak­sanaan terapi hiperbarik yang menjadi produk anda­lan MMC.

“Mulai dari peralatan­nya, perawatnya dan dokter­nya, akan ada regulasi khu­sus. Nanti Kemenkes akan me­ngeluarkan peraturannya da­­lam waktu dekat,” kata­nya.

Terkait keamanan terapi hiperbarik sendiri, dr Arya Si­da­men, MPH selaku Ke­tua Ikatan Dokter Hiper­ba­rik Indonesia (IDHI) me­nga­takan, kemajuan tek­nologi semakin menjamin ke­amanan pelaksanaan te­ra­pi hiperbarik. Dengan de­mi­kian, masyarakat tidak perlu menaruh kecemasan asalkan pelaksana terapi ada­lah orang yang berkom­peten dibidangnya.

“Insiden yang terjadi di lu­ar perkiraan sudah dite­kan berkat perkembangan tek­nologi yang semakin cang­gih. Pelaksanaan terapi ini memang butuh ketelitian pa­da aspek keamanan, se­perti penggunaan baju pa­sien khusus dari klinik yang tanpa kantong,” ujarnya.

Dilanjutkannya, terapi hi­perbarik ini aman dan sa­ngat dibutuhkan. Karena itu pula pemerintah mem­be­rikan izin operasinya. Selain men­contoh ke negara-ne­gara maju yang telah lama dan terbiasa dalam praktek te­ra­pi ini. “Dua hal yang sangat dihindari dalam pro­ses terapi ini adalah tekanan dan api. Keduanya semakin terdeteksi berkat kemajuan teknologi,” tukasnya. (h/nas/isq)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]