Ferizal Ridwan: Disiplin Disdik dan Dinas Kominfo Memprihatinkan


Kamis, 17 Maret 2016 - 04:17:01 WIB
Ferizal Ridwan: Disiplin Disdik dan Dinas Kominfo Memprihatinkan

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Disiplin pegawai yang berkantor di Lingkungan Kantor Bupati Limapuluh Kota semakin menggembirakan. Namun, pemandangan berbeda masih terjadi di sejumlah dinas dan kantor lain seperti di Dinas Kominfo dan Dinas Pendidikan yang masih perlu sosialisasi dan pembinaan.

“Kita mengapresiasi di­siplin pegawai Pemkab Lim­apuluh Kota yang berkantor di lingkungan kantor bupati ini yang semakin membaik. Tapi, disiplin pegawai di Dinas Kominfo dan Dinas Pen­didi­kan masih sangat mencewa­kan,” ungkap Wakil Bupati Ferizal Ridwan dalam ara­hannya pada apel pagi di Halaman Kantor Bupati se­tempat, Rabu (16/3).

Baca Juga : Mentawai Jadi Daerah Terakhir yang akan Jemput Vaksin Covid-19 Tahap II

Dikatakannya, hasil ins­peksi ke Dinas Kominfo ke­maren, lanjut Ferizal, ia me­nemukan dari 12 eselon IV yang ada di dinas itu, hanya sebanyak 6 orang saja yang hadir apel pagi. Fakta itu menyebutkan, disiplin pe­gawai di dinas dan kantor lainnya di Pemkab Limapuluh Kota masih terbilang parah.

“Begitu juga dengan jaja­ran Dinas Pendidikan, saya melihat para pegawai pada dinas itu seolah olah berada dalam suasana penuh kece­masan dan ketakutan. Tak hanya sepi, gairah dan se­mangat kerja para aparatur dinas tersebut juga terkesan kendor, kondisi tersebut perlu dipertanyakan,” ujarnnya lagi.

Baca Juga : Hutama Karya Tegaskan Tidak Ada Penghentian Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Hanya...

Tak lebih baik pula kondisi kantor yang berlokasi di eks kantor bupati yang berlokasi di Kota Payakumbuh. Kendati kini sudah memiliki bendera merah putih, namun ke­ber­sihan di sejumlah kantor yang berada di lingkungan eks kantor bupati itu, masih sa­ngat memprihatinkan.

Dalam kesempatan itu wabup meminta seluruh pe­jabat eselon 4 sampai 2 ter­masuk para mantan pejabat alias non job, untuk hadir dalam apel gabungan, Kamis (17/3).

Baca Juga : Tiga Ruas Jalan Provinsi Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

Menurutnya, sepan­jang tidak diberi tugas, selama itu pula pegawai non job itu tidak bisa berbenah diri dan menunjukan potensinya.

“Kita meminta seluruh pegawai yang non jabatan untuk hadir dalam apel ga­bungan besok. Mereka mesti diakomodir pelayanan yang sama seperti pegawai lainnya. Selama ini mungkin kita me­ng­anggap mereka antara ada dan tiada, karena mereka tidak diberi tugas dan tang­gungjawab,” tuturnya.

Baca Juga : BMKG: Hujan Lebat akan Mengguyur Sejumlah Wilayah Sumbar hingga Besok

Lebih jauh ia juga me­ngatakan ingin adanya pe­ningkatan komunikasi dan budaya feodal yang sekama ini dirasakan pegawai akan di­cairkan dengan komunikasi metafisika dan komunikasi alam takambang jadi guru. Dengan begitu ke depan kita bisa memahami dan menjalani roda pemerintahan dengan keiklasan dan mendapatkan ridho Allah. (h/zkf)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]