Mapolda Sumbar Diresmikan

Jangan Terlena Kemegahan Gedung


Kamis, 17 Maret 2016 - 04:39:43 WIB
Jangan Terlena Kemegahan Gedung KABAHARKAM Polri, Komjen Pol Putut Eko Bayu Seno saat meresmikan Mapolda Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Rabu (16/3). Gedung megah tersebut di desain tahan gempa dan berfungsi sebagai shelter serta helipad. (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN - Se­telah ditunggu-tunggu, ak­hirnya gedung Polda Sum­bar diresmikan  oleh Kaba­har­kam Mabes Polri, Komi­sa­ris Jenderal Polisi (Kom­jen Pol) Drs. H. Putut Eko Bayu Seno, SH pada Rabu (16/3) sekitar pukul 11.30 WIB.

Putut berharap setelah diresmikannya gedung baru itu, Polda Sumbar bisa me­ningkatkan lagi kinerjanya dan memberikan layanan yang baik dan prima kepada masyarakat.

Baca Juga : Pantai Air Manis Padang Masih Lengang, Omset Pedagang Anjlok

Sebagai pelindung dan pe­ngayom masyarakat, saat ini kata jenderal bintang tiga tersebut, tantangan polisi dalam melin­dungi masyarakat akibat gang­guan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) masih sangat tinggi. “Untuk itu, Polri dituntut untuk selalu mening­katkan kinerjanya mengingat tantangan ke depan akan sema­kin tinggi dan berat,” tuturnya.

Perlu sinergisitas antara un­sur Polri-TNI, Pemerintah, to­koh masyarakat, alim ulama dalam menegakkan peraturan dan menciptakan situasi yang aman kondusif. “Oleh karenanya saya meminta kepada jajaran Polda Sumbar, agar jangan sam­pai terlena dengan kemegahan gedung ini. Justru, dengan dires­mikannya gedung ini setelah hampir enam tahun terpisah-pisah, ibarat anak ayam kehila­ngan induk, akan lebih mening­katkan kinerja polisi dan mas­yarakat akan terlayani lebih optimal,” tambahnya.

Baca Juga : Demam Tanaman Hias di Padang Terus Meluas

Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Drs. Basarudin mengatakan, Polda Sumbar akan siap melayani masyarakat dalam satu atap.

“Setelah diresmikan, saya pastikan bahwa semua jajaran saya akan mulai bekerja di ge­dung yang baru mulai hari ini, Kamis (17/3) agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan kinerja anggota Polda Sumbar bisa lebih efektif dan optimal setelah hampir lima tahun kami terpencar di 19 titik di Kota Padang,” ucapnya.

Baca Juga : Terancam Abrasi, Masjid Al-Hakim Padang Dipasang Batu Pemecah Ombak

Ia juga mengatakan, akan siap melayani dan menampung mas­yarakat ke atas shelter jika  terjadi gempa. Tak ketinggalan, Basa­rudin juga menyoroti molornya penyelesaian gedung Polda Sum­bar yang seharusnya sudah bisa digunakan di awal tahun.

“Kami mengakui keter­lam­batan ini sebagai kesalahan yang harus diberikan hukuman dalam bentuk penalti kepada peru­sahaan proyek ini. Pada awalnya dipro­yeksikan bisa difungsikan pada awal tahun 2016 ini. Terkait selter, tentu kami akan menga­rahkan masya­rakat sekitar ke selter yang kami miliki sesuai dengan SOP yang dimiliki oleh Polda Sumbar,” ujar mantan ajudan Wapres Boediono periode 2009-2014 ini.

Baca Juga : Sebanyak 5000 Orang di Kota Padang Telah Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sangat mengapresiasi dan memuji keber­hasilan pembangunan gedung Polda Sumbar yang diklaim sebagai gedung Polda termegah se-Indonesia.

“Saya sangat bangga dan me­ngapresiasi Polda Sumbar yang bisa menyelesaikan gedung ini, meskipun ada sedikit keter­lambatan, namun yang perlu disoroti dari gedung ini adalah bahwa gedung tersebut juga me­miliki selter. Sesuai imbauan pemerintah, setiap gedung yang baru dibangun dan bertingkat wajib memiliki selter, namun masyarakat yang akan ditampung tentu harus sesuai dengan daya tampung dan bukan malah me­nyu­litkan masyarakat untuk mengungsi ketika terjadinya gempa,” imbuhnya.

Setelah meresmikan gedung Polda Sumbar, Kabaharkam Mabes Polri juga sempat me­ninjau beberapa ruangan di Polda Sumbar. Ia juga sempat me­mantau ruangan Kapolda Sum­bar yang dilengkapi dengan kafe dan mini bar ini. Selain itu, ia juga sempat meninjau ruangan peme­riksaan perempuan dan anak-anak.

Gedung Polda Sumbar sen­diri dibangun setelah pada tahun 2009 Kota Padang dihantam gempa, sehingga be­berapa rua­ngan Gedung Mapolda Sumbar mengalami kerusakan parah. Kemudian pada tahun 2011, baru dimulai pe­kerjaan bangunan baru dengan anggaran Rp50 miliar dari Badan Nasional Pe­nang­gulangan Bencana (BNPB).

Dana tersebut tidak men­cukupi, hanya sampai kerang­kanya dan pondasi saja, sehingga bangunan tersebut terbengkalai selama tiga tahun.

Ketika Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto menjabat sebagai Kapolda Sumbar pada Maret 2014, baru mulai berusaha dan mela­kukan lobi di Jakarta, mulai dari DPR, Bap­penas, Mabes Polri hingga Ke­menterian Keua­ngan, untuk menanyakan kelan­jutan pembangunan Polda Sumbar.

Alhasil pada tahun 2015, Bappenas mengalokasikan dana pembangunan Polda Sumbar sebesar Rp111 miliar yang dipos­kan pada anggaran DIPA (Daftar Isian Penggunaan Anggaran) Polri. (h/mg-adl)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]