Pengunjung Dipaksa Bayar Minuman

Pemalak di Pantai Padang Diburu


Kamis, 17 Maret 2016 - 15:51:05 WIB
Pemalak di Pantai Padang Diburu

PADANG, HALUAN — Pe­ngunjung Pantai Padang kembali resah dengan aksi si pemalak pantai yang mengaku sebagai pemuda se­kitar. Ia memaksa pe­ngun­jung pantai yang sedang du­duk di batu dekat Jem­batan Cimpago, Selasa (15/3) sekitar pukul 19.00 WIB untuk membeli minuman botol dengan harga Rp20.000.

Informasi yang di­him­pun Haluan, pemalakan ber­awal dari tiga orang pe­muda mengantarkan mi­numan ke tempat duduk pengunjung.

Baca Juga : Mahyeldi Naik Jadi Gubernur Sumbar, Siapa Pengganti Wali Kota Padang?

Tanpa bertanya, salah seorang pemuda ber­baju hitam dan memakai topi membuka tutup botol mi­numannya tanpa per­se­tu­juan pengunjung. Namun pemuda tersebut tetap mem­­­­bukanya dengan ber­kata, jika duduk di sini memang begini caranya.

Endri (30) yang menjadi korban pemalakan langsung komplain dan tidak ingin minum karena sudah mem­punyai minuman sendiri. Akan tetapi pemuda ter­sebut tidak mengacuhkan dan me­minta uang Rp20.000 untuk harga minuman tersebut.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 26 Februari 2021

“Maaf saya tidak ingin minum, kenapa masih di­buka dan kenapa dipaksa bayar,” ujar Endri dengan sedikit kesal.

Namun, pemuda ter­sebut berkata, “Ini uang partisipasi saja bang dan yang duduk di sekitar sini harus ada uang par­tisi­pa­sinya demi untuk ke­ama­nan,” paksa pemuda ter­sebut.

Baca Juga : Sosok Pengusaha Batu Bara Perempuan Asal Sumbar, Mulai Bisnis dari Umur 18 Tahun

Adu mulut pun terjadi cukup lama sampai Endri kesal dan menanyakan na­manya. Namun pemuda tersebut enggan me­nye­but­kan na­manya dan tetap ber­tahan sampai Endri mem­bayarnya.

Karena merasa dipaksa, En­dri membayar dan ke­mu­dian berlalu dari tempat tersebut. Padahal, ia dan temannya baru pertama kali duduk di tempat tersebut dan mengadukannya kepada Dinas Kebudayaan dan Pa­ri­wisata Padang serta ke­po­lisian setempat.

Baca Juga : Wujudkan GCG, Perumda AM Kota Padang Kunjungi BPKP Sumbar

Saat dikonfirmasi ke­pada Disbudpar Padang Medi mengatakan, geram dengan aksi seperti itu. “Itu jelas-jelas pemalakan dan hal ini harus ditindaklanjuti dan pelaku harus di­aman­kan,” tegasnya.

Dikatakannya, setiap pengunjung yang merasa dipalak oleh pemuda sekitar atau siapa saja, silakan me­laporkan ke pihak yang berwenang seperti ke­po­lisian setempat.

Sementara itu, Ka­pol­sek Padang Barat Kompol Sumintak saat mendengar informasi pemalakan lang­sung memburu pelaku ter­sebut. Saat itu korban ma­sih berada di tempat namun pelaku sudah kabur saat mengetahui kedatangan polisi.

“Kita akan terus me­ngejar dan memburu pelaku pemalakan yang me­re­sah­kan pengunjung pantai.

Si­lakan saja bagi pe­ngunjung yang dipalak un­tuk me­laporkan dan jika bisa mem­perhatikan ciri-ciri pelaku supaya me­mu­dah­kan polisi melakukan pencarian. Se­mentara itu, kami akan terus patroli di sekitar pantai,” kata Ka­polsek. (h/win)

 

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]