Operasi Simpatik

Pengendara Tanpa Helm Mendominasi


Jumat, 18 Maret 2016 - 03:18:39 WIB
Pengendara Tanpa Helm Mendominasi

SOLOK, HALUAN — Pengendara tanpa menggunakan helm masih banyak ditemui di lapangan. Prilaku itu paling mendominasi pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Solok Kota. Di samping adanya pelanggaran lain, seperti tidak punya kelengkapan surat kendaraan dan knalpot racing.

Kapolres Solok Kota melalui Kasat Lantasnya AKP Heriadi Ismail yang dihu­bungi “Haluan” di kantornya Kamis (17/3) mengatakan, dalam operasi simpatik yang digelar sejak seminggu lalu, sampai saat ini masih banyak ditemukan pelanggaran di lapangan. Pelanggaran itu didominasi pengendara sepeda motor.

Baca Juga : Pemkab Agam Lelang Puluhan Paket Pekerjaan Senilai Rp73 Miliar

Kendati dalam operasi simpatik diu­tamakan persuasif dan terakhir preventif, namun masih belum merubah kebiasaan pengendara yang tidak memakai helm saat berkendaraan, apalagi yang berboncengan paling malas menggunakan helm. Pada hal UU tentang lalu lintas dan sudah me­masayarakat mewajibkan pengendara memakai helm.

Sampai keadaan Kamis (17/3) jumlah pelanggaran dalam operasi simpatik 349 unit. Di antaranya 95 unit dilakukan penilangan dan 254 berupa teguran. Te­guran itu diberikan pada pengendara karena kesalahan yang dilakukan masih dalam batas toleransi, sedangkan tilang terpaksa dikeluarkan karena sudah fatal. 

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Pesisir Selatan Lakukan Visitasi ke Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr M Zein Painan

Barang bukti berupa kendaraan ber­motor  4 buah, SIM yang diambil 51 buah dan STNK 40 buah. Kendaraan yang dijadikan barang bukti (BB) itu karena tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan, (STNK, SIM), kendaraan bermotor itu bisa diambil jika sudah lengkap surat-surat kendaraan.

Selama berlangsung operasi simpatik, Satlantas Polres Solok Kota menurunkan 2/3 kekuatan di lapangan, selain melakukan cros cek terhadap kendaraan juga mela­kukan patroli malam hari, setiap malam sampai pukul 22.00, petugas Satlantas selalu melakukan penertiban di pasar Solok maupun di kawasan tertib lalu litas.

Baca Juga : Sekitar 48 Pencaker di Agam Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

Di kawasan pasar Solok, petugas juga lebih banyak berkosenterasi baik siang maupun malam hari sampai pukul 22.00 WIB. Turunnya petugas Satlantas malam hari karena di kawasan pasar Solok cukup banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru. Pada malam hari tingkat kepa­tuhan terhadap lalu lintas masih kurang makanya petugas berupaya meningkat disiplin berlalu lintas. (h/alf)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]