Dukung Seluruh Kota dan Kabupaten Layak Anak


Jumat, 18 Maret 2016 - 03:28:41 WIB
Dukung Seluruh Kota dan Kabupaten Layak Anak

Tekad Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno untuk menjadikan seluruh kabupaten dan kota di Sumbar menjadi Kota Layak Anak (KLA) perlu mendapat dukungan semua pihak.

Dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, baru enam daerah yang mendapatkan penghargaan KLA. Kota Padang dan Kota Pariaman memperoleh predikat tingkat madya, sedangkan empat lainnya yaitu Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh dan Kota Sawahlunto mem­peroleh predikat tingkat pratama.

Baca Juga : SKB 3 Menteri Terkait Pemakaian Seragam siswa Perlu Ditinjau Ulang

Saat membuka Workshop dan Advokasi Ko­­ta Layak Anak tahun 2016, Selasa (15/3) di Kompleks UNP Air Tawar Padang, Gu­­bernur mengatakan bahwa kota layak anak harus kita dukung penuh di setiap kota dan kabupaten di Sumbar dan tidak boleh di­­tunda lagi. Sasarannya supaya tidak ada la­­­gi kekerasan dan diskriminasi terhadap anak.

Indonesia berkomitmen menghormati dan memenuhi hak anak. Hal ini ditun­juk­kan dengan meratifikasi Konvensi Hak Anak sejak 5 September 1990. Komitmen ini tertuang dalam Undang-Un­­dang Dasar 1945 Pasal 28 B (2), dan ope­­rasionalnya pada Undang-Undang No­mor 23 Tahun 2002 tentang Perlin­du­ngan Anak.

Baca Juga : Jangan Ikuti! Iblis Penebar Hoaks Pertama

Untuk mentransformasikan hak anak ke dalam proses pembangunan, pemerintah mengembangkan kebijakan Kota Layak Anak. Istilah ini pertama diperkenalkan oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan tahun 2005 melalui Kebijakan Kota Layak Anak.

Karena alasan untuk mengakomodasi pemerintahan kabupaten, belakangan istilah Kota Layak Anak menjadi Kabu­paten/Kota Layak Anak dan kemudian disingkat menjadi KLA.

Baca Juga : Surau Inyiak Djambek, Warisan Gerakan Pembaruan Pemikiran Islam

Dalam Kebijakan tersebut digambarkan bahwa KLA merupakan upaya peme­rin­tahan kabupaten/kota untuk mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi, dan intervensi pembangunan seperti kebijakan, institusi, dan program yang layak anak.

Makna dari tujuan akhir ini tersirat bahwa ‘perlindungan anak’ menjadi salah satu urusan wajib yang diserahkan oleh pemerintah ke pemerintah kabupaten dan kota akan semakin terwujud.

Baca Juga : Prabowo dan Habib Rizieq

Selama ini pemerintahan kabupaten dan ko­ta lebih memusatkan pembangunan pada bi­dang ekonomi, politik dan infrastruktur, tan­pa mempertimbangkan unsur kepen­ti­ngan terbaik anak dalam pengambilan kepu­tu­san. Hal ini ditandai oleh belum berkem­bangnya wadah-wadah partisipasi anak yang dibangun di kabupaten dan kota guna mendengarkan dan menyuarakan pendapat dan harapan anak sebagai bentuk partisipasi anak dalam proses pembangunan.

Dengan menjadikan seluruh kabupaten dan kota di Sumbar sebagai KLA, tentunya ki­ta tidak mendengar lagi muncul berita-be­rita kekerasan terhadap anak, tidak ada­nya sarana bermain untuk anak dan se­ba­gai­­nya.

Pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar diharapkan menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung tumbuh dan berkembangnya anak-anak. Artinya, anak dilibatkan kepentingan mereka dalam proses pembangunan. ***

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 09 Februari 2021 - 14:07:37 WIB

    SKB 3 Menteri Terkait Pemakaian Seragam siswa Perlu Ditinjau Ulang

    SKB 3 Menteri Terkait Pemakaian Seragam  siswa Perlu Ditinjau Ulang Ternyata persoalan pemakaian jilbab bagi siswi Non Muslim di SMKN 2 Padang,  belum berakhir. Pemberitaannya hiruk pikuk dan viral  diperbincangkan secara nasional dalam dunia pendidikan. Sampai Mendikbud terpancing angkat b.
  • Kamis, 04 Februari 2021 - 14:45:37 WIB

    Jangan Ikuti! Iblis Penebar Hoaks Pertama

    Jangan Ikuti!  Iblis Penebar Hoaks Pertama Kita barangkali akrab dengan cerita Nabi Adam ‘alaihissalam diciptakan oleh Allah SWT sebagai khalifah. Melalui anugerah ilmu, Allah memuliakan Nabi Adam di atas malaikat dan iblis..
  • Senin, 01 Februari 2021 - 16:58:52 WIB

    Surau Inyiak Djambek, Warisan Gerakan Pembaruan Pemikiran Islam

    Surau Inyiak Djambek, Warisan Gerakan Pembaruan Pemikiran Islam Syekh Muhammad Djamil Djambek adalah ulama pelopor pembaruan Islam dari Sumatra Barat awal abad ke-20, dilahirkan pada tahun 1860 di Bukittinggi, terkenal sebagai ahli ilmu falak terkemuka..
  • Senin, 04 Januari 2021 - 09:37:20 WIB

    Prabowo dan Habib Rizieq

    Prabowo dan Habib Rizieq Partai Gerindra sungguh seperti berkayuh di antara dua karang dalam bersikap terhadap kasus yang dialami Habib Rizieq Sihab (HRS), Ormas dan pengikutnya sekarang ini. .
  • Kamis, 31 Desember 2020 - 20:46:02 WIB

    Catatan Akhir Tahun (4): Selamat Tinggal Tahun Kelam

    Catatan Akhir Tahun (4): Selamat Tinggal Tahun Kelam TAHUN 2020 segera akan berakhir. Tahun 2021 segera akan tiba. "Selamat tinggal tahun 2020. Selamat tinggal tahun kelam. Selamat tinggal tahun yang penuh dengan kepahitan hidup. .
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]