44 Badan Usaha Nunggak Iuran BPJS Kesehatan


Jumat, 18 Maret 2016 - 03:39:07 WIB
44 Badan Usaha Nunggak Iuran BPJS Kesehatan

Payakumbuh, Haluan — Selama tiga bulan terakhir ini, setidaknya sebanyak 44 badan usaha peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang berada di wilayah kerja Badan Pe­nye­lenggaran Jaminan Sosial (BJPS) Kesehatan Cabang Payakumbuh menunggak membayar iuran wajib.

Hal tersebut  diketahui berdasarkan  data yang di­terima Haluan dari BPJS Cabang Payakumbuh saat melakukan jumpa pers dalam sosialisasi Peraturan Presiden nomor 19 tahun 2016 terkait penyesuaian iuran untuk ber­kelangsungan program BPJS Kesehatan.

Baca Juga : Forkassel Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Solsel

“Memang ada yang me­nunggak iuran dari beberapa badan usaha dan peserta man­diri BPJS,” terang Dahidin Manager BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh melalui Rosma Dewi PPS BPJS Ke­sehatan Cabang Payakumbuh usai jumpa pers, Rabu (16/3) kemarin .

Dari data tersebut, ke 44 badan usaha itu berasal dari 3 daerah yang berada di wilayah Cabang Payakumbuh. Yakni sebanyak 20 Badan Usaha di Kota Payakumbuh, 14 Badan Usaha di Kabupaten Lima­puluh Kota dan 10 di Kabu­paten Tanah Datar.

Baca Juga : Operasi Jaran Singgalang 2021, Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Curanmor

Berdasarkan Data per­tanggal 28 Februari 2016 tersebut, untuk Kota Paya­kumbuh  dari 14 Badan Usa­ha tercatat besar tunggakan iuran sebesar Rp8,4 Juta. Dengan rincian 1 bulan tung­gakan sebanyak 9 badan usaha dengan besar tunggakan Rp3,9 juta.

Kemudian 2 bulan tung­gakan sebanyak 2 badan usaha dengan besar tunggakan Rp966 ribu. 3 bulan tung­gakan sebanyak 2 badan usaha dengan besar tunggakan Rp2,1 juta dan lebih dari 3 bulan tunggakan sebanyak 1 badan usaha dengan besar tunggakan Rp1,6 juta.

Baca Juga : Kapal Mati Mesin Kembali Terjadi di Mentawai

Kemudian, di Kabupaten Limapuluh Kota dari 20 Ba­dan Usaha tercatat besar tung­gakan Rp12,3 Juta. De­ngan rincian 1 bulan tungga­kan sebanyak 10 badan usaha de­ngan besar  tunggakan Rp2,4 juta. Selanjutnya 2 bulan tung­gakan sebanyak 7 badan usaha dengan besar  tunggakan Rp6,3 juta. 3 bulan tunggakan sebanyak 2 badan usaha de­ngan besar tunggakan Rp 1,8 juta dan lebih dari 3 bulan tunggakan sebanyak 1 badan usaha de­ngan besar tunggakan Rp1,6 juta.

Selanjutnya di Kabupaten Tanah Datar, dari 10 badan usaha tercatat besar tungg­akan Rp15,4 juta. Rincian, 1 bulan tunggakan sebanyak 7 badan usaha dengan besar tunggakan Rp7,2 juta. Kemu­dian 2 bulan tunggakan seba­nyak 2 badan usaha dengan besar tunggakan Rp6,7 juta dan lebih dari 3 bulan tung­gakan sebanyak 1 badan usaha dengan besar tunggakan Rp1,4 juta. (h/ddg)

Baca Juga : Tanggapi Tuntutan Massa, Gubernur Menunggu Laporan BPK Soal Penyelewengan Dana Covid-19

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]