Kamril

Mengurus Masalah Sosial


Sabtu, 19 Maret 2016 - 00:50:50 WIB
Mengurus Masalah Sosial

Dalam kesibukan sehari-hari sebagai Kepala Unit Pengujian Kendaraan Ber­motor (UPKB) Dinas Per­hubungan Kota Solok, Kam­­ril ternyata juga ba­nyak meluangkan wak­tu­nya mengurus masyara­kat terutama yang cek-cok, baik dalam rumah tangga, antar pemuda mau­pun per­masalahan social lainnya di tempat ting­galnya, Kelu­rahan Sim­pang Rumbio Kota Solok.

Mengurus persoalan sosial memiliki kepuasan tersendiri bagi alumni Fa­kultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin Solok itu. Kenapa tidak, persoalan yang bisa masuk ke ranah hukum bisa diselesaikan secara kekeluargaan, pihak yang bertikai bersama aparatur kelurahan malahan ber­terima kasih atas mediasi yang dilaksanakan jika terjadi perselisihan.

Baca Juga : Ini Pengakuan Anya Geraldine Soal Kedekatannya dengan Rizky Febian

“Ya, kita selaku abdi negara tidak hanya ber­situngkin dengan tugas pokok sehari-hari di kantor melayani uji ulang ken­daraan yang dulu dikenal dengan kir, melainkan jika ada perselisihan dalam rumah tangga yang populer dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sepanjang bisa dise­lesai­kan secaraa kekeluargaan, kena­pa harus dikirim ke polisi,” ujar Kamril yang ditemui Haluan di kan­tornya, Laing Kota Solok, Jumat (18/3).

Menurut ayah 3 anak ini, sejak dirinya dipercaya sebagai Ketua Forum Ko­munikasi Polisi Ma­sya­rakat (FKPM) di Kelu­rahan Simpang Rumbio, memang banyak menye­lesaaikan persoalan sosial yang diadukan padanya, baik oleh orangtua, aparat kelurahan dan pemuda.

Baca Juga : Sebelumnya Membantah Perselingkuhan Nissa dan Ayus Sabyan, Kini Sang Ayah Bilang 'No Comment'

Pertengkaran yang ber­u­jung perselisihan diha­dapi oleh Kamril bersama rekannya. Karena ka­dar­nya masih dalam ambang batas, pihak-pihak yang bertikai dapat diredakan dan diselesaikan secara baik-baik sehingga tidak perlu dibawa ke polisi dalam penegakan hukum. Ibarat bom, sebelum mele­dak dijinakkan dulu.

Selain banyak meng­urus masalah sosial di kelu­rahan,  pria kelhiran 5 Juli 1965 ini juga dipercaya pengurusan Lembaga Ke­tahanan Adat Alam Mi­nang­kabau (LKAAM) Ko­ta Solok, untuk mema­jukan adat-istiadat juga berperan menggerakkan pidato adat. Dewasa ini alih generasi dalam pidato adat mulai langka. Dia bersama tokoh adat lain­nya kembali mendorong pemuda di Kota Solok untuk bisa belajar pidato adat sehingga hampir di setiap kelurahan sudah ada panggung pidato adat.

Baca Juga : Akhir Pekan, Film Violet Evergarden The Movie Tayang di Bioskop Kota Padang

Kendati secara kasat mata, suami dari Yuliarni, pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Solok memiliki ba­nyak aktifitas di luar jam dinas, namun dia bisa mem­bagi waktu antara uru­san dinas, keluarga dan urusan sosial di kelurahan. Buktinya tugas-tugas yang diemban, baik di kelu­rahan maupun LKAAM selalu sukses dan berjalan baik.(h/alf)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]