Pekerja PT Teluk Luas Ditimpa Lift


Sabtu, 19 Maret 2016 - 04:29:41 WIB
Pekerja PT Teluk Luas Ditimpa Lift

Tetap waspada saat bekerja penting, apalagi berada di pabrik yang rawan dengan kecelakaan kerja. Jika abai, nyawa bisa melayang, seperti yang terjadi di PT Teluk Luas

PADANG, HALUAN – Pekerja PT Teluk Luas, Sufiarman (48) tewas mengenaskan, Kamis (17/3) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Warga Piai Tangah Nomor 17 RT 03 RW 02 ini tewas seketika dengan kondisi separuh kepala terputus karena ditimpa lift barang di pabrik karet tersebut.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan SK Pengangkatan bagi 112 P3K di Lingkungan Pemko Padang Formasi 2019

Informasi yang dikumpulkan Haluan, pada malam naas itu  beberapa pekerja di pabrik karet milik PT. Teluk Luas itu masih bekerja seperti bia­sanya. Mereka lembur untuk menje­mur karet yang akan diekspor.

Beberapa saat sebelum kejadian,  korban penasaran dengan bentuk lantai dasar lift tersebut. Ia lalu mengintip ke bawah. Naas baginya, lift barang tersebut turun dengan cepat menimpa sebagian kepalanya. Alhasil, separuh bagian kepalanya nyaris terbelah dan ia tewas dengan mengenaskan.

Baca Juga : 112 Orang Terima SK Pengangkatan di Lingkungan Pemko Padang, Terbanyak Formasi Guru

Saksi mata yang berada di lantai enam yang melihat Sufiarman sudah tergeletak di lantai 1 pabrik tersebut, Mardiansyah langsung berteriak me­minta tolong kepada seluruh orang yang lagi berada di pabrik tersebut.

“Saya shock dan kaget luar biasa setelah melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa korban dilindas lift barang yang turun. Saya sempat men­dengar bunyi benturan yang cukup keras dari lantai enam,” ungkapnya.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Jumat 05 Maret 2021

Tak lama setelah kejadian tersebut, jajaran Polsekta Lubuk Begalung yang dipimpin oleh Kapolsekta Lubuk Begalung, Kompol Aljufri langsung meninjau lokasi kejadian dan me­nutup perimeter sekitar lokasi keja­dian dengan garis polisi.

“Korban ini sudah seharusnya pulang, namun ia lebih memilih bekerja secara lembur bersama karyawan lainnya hingga pukul 23. 00 WIB. Saat itu korban sedang bekerja sendirian di lantai 1 penje­muran, sementara rekan lainnya bekerja di lantai enam,” kata Aljufri,

Baca Juga : Sebanyak 2.500 Pedagang Pasar di Kota Padang Divaksinasi

Sesaat setelah korban ditemukan tergeletak dengan separuh kepala terputus, pihaknya melakukan identifikasi dan langsung mem­bawa jenazah ke RS. Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum.

“Sekitar pukul 04.00 dinihari, Jumat (18/3), kami menyerahkan jenazah ke pihak keluarga. Sebe­lumnya kami sudah memandikan terlebih dahulu jenazah agar tidak menjadi beban psikologi dan mental bagi keluarga,” im­buhnya.

Terkait dengan tewasnya sa­lah satu pekerjanya, Direktur Utama PT. Teluk Luas, Johan kepada sejumlah wartawan me­ngatakan, bahwa ia akan mem­benahi sistem keamanan pekerja setelah kejadian tersebut, mes­kipun sudah ada aturan yang melarang bahwa pekerja tidak dibenarkan memasuki area lift disaat sedang beroperasi.

“Kejadian ini murni kece­lakaan dan merupakan sebuah kecelakaan kerja karena ada aturan dilarang melihat ke bawah melalui lorong lift. Kami siap memberikan santunan dan tun­jangan selama beliau kerja disini,” katanya.

Histeris

Betapa riuhnya pada subuh hari tersebut di kawasan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh tempat korban bersama istrinya tinggal. Betapa tidak, suara am­bulans dan beberapa iringan mobil dari pihak pabrik dan kepolisian yang me­ngawal jena­zah korban ke tempat persema­yamannya membuat suar­a tangis pecah.

Uda, malang bana nasib uda sayang. Ibo hati adiak da,” teriak istri korban yang tidak bersedia disebutkan namanya ini.

Bahkan istri korban harus ditenangkan karena berulang kali jatuh pingsan melihat kondisi orang yang disayangnya tewas dengan cara mengenaskan. Je­nazah sendiri dibawa ke Piai untuk dikebumikan. (h/mg-adl)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]