Masih Tak Maksimal Kelola Sampah

DKP Riau Berlakukan Sanksi Denda


Senin, 21 Maret 2016 - 03:48:56 WIB
DKP Riau Berlakukan Sanksi Denda

PEKANBARU, HALUAN — Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan akan mem­berla­kukan sanksi denda kepada PT Multi Inti Guna (MIG), pihak ketiga peme­nang lelang pengelolaan sam­pah di dela­pan kecamatan di Pekanbaru.

 Sanksi tersebut untuk pengangkutan sampah di b­u­lan Januari dan Februari.

Baca Juga : Sandiaga Uno Sebut Ajakan Presiden Cintai Produk Lokal Bisa Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

“Saya tak bisa sebut be­rapa rincian besaran dari sanksi denda yang akan diber­lakukan, yang jelas akan dise­suaikan dengan berapa ba­nyak kekurangan sampah yang diangkut ke Tempat Penam­pungan Akhir,” kata Kepala Dinas DKP Pekanbaru, Edwin Supradana, Jumat (18/3).

Hal itu dilakukan kata Edwin, karena sudah adanya surat peringatan dan teguran yang diberikan phaknya ke­pada PT MIG sejak Pemko Pekanbaru mulai menjalin kerja sama.

Baca Juga : Dampak Pandemi Covid-19, Hanya Seorang Wisman Kunjungi Riau

DKP

Sebelum pembayaran ker­ja sama direa­lisasikan, pihak­nya bersama PT MIG akan sama-sama mengecek data jumlah peng­angkutan sampah ke TPA didampingi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Baca Juga : Grand Launching COE Pariaman Festival 2021 Dihelat di Pekanbaru

“Bila nanti data kedua belah pihak tidak ada perbe­daan, barulah pembayaran dilak­sanakan yang diper­kira­kan pada minggu ke tiga Ma­ret ini,”imbuh Edwin lagi.

Sementara mengenai lam­­batnya pen­cairan dana untuk tahap awal ini, men­urut Edwin bukan karena lambatnya DKP memproses, namun pihak PT MIG sen­diri yang telat me­ngajukan permintaan.

Baca Juga : Leonardy Harmainy: Pariwisata Sumbar Butuh Kepedulian Semua Elemen

“Waktunya kan dua ming­gu, mereka baru masukan beberapa hari, prosesnya kan tidak hanya di DKP saja tapi juga di BPKAD juga, selain itu ada persyaratan mereka juga yang belum lengkap,”kata Edwin.

Sebelumnya, Kepala DKP juga sudah menyatakan tegas bahwa PT. MIG, ber­potensi mendapatkan sanksi Surat Peringatan kedua.  Diperkuat setelah dua kali diketahui perusahaan  tidak mencapai target pekerjaan sesuai kon­trak.

Selaku pihak ketiga yang mengelola sampah di Pekan­baru, harusnya memenuhi target pengangkutan sampah sebanyak 610 ton per hari. “ Pada bulan lalu, PT MIG sudah di berikan SP satu, karena tidak mecapai target pengangkutan sampah, peru­sa­haan hanya mengangkut sampah seberat 305 ton per­hari, sebanyak lima kali.

 Di bulan ini (Februari), kita beri kesempatan empat kali, jika tidak sesuai target, saat ini sudah dua kali tidak sesuai target, sehingga ber­potensi diberikan sanksi SP kedua,” kata Edwin. (h/hr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]