Insiden FlyDubai

Rusia Tetapkan Hari Berkabung


Senin, 21 Maret 2016 - 04:05:59 WIB
Rusia Tetapkan Hari Berkabung

MOSKOW, HALUAN — Pemerintah Rusia mengumumkan hari berkabung di wilayah Rostov, Minggu (20/3), menyusul insiden jatuhnya pesawat yang menawarkan tiket murah yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab FlyDubai, dengan nomor penerbangan FZ981.

“Bendera negara Rusia, bendera wilayah dan kota akan dikibarkan setengah tiang di seluruh wilayah. Peristiwa untuk me­ngenang korban diselenggarakan di bandara internasional Rostov,” ujar seorang pejabat regional dikutip kantor berita Tass seperti dikutip dari CNN, Minggu (20/3).

Baca Juga : Prediksi WHO, Corona Berakhir Awal 2022

Tass melaporkan menteri transportasi Rusia dan gubernur wilayah akan meng­hadiri peristiwa tersebut. Presiden Rusia Vladimir Putin juga telah menyampaikan bela sungkawa untuk seluruh keluarga korban tewas jatuhnya pesawat FlyDubai di Rostov-on-Don.

CEO FlyDubai Ghaith Al-Ghaith meng­klaim pesawat yang jatuh itu ter­golong baru. Pesawat itu diproduksi 2011 dan telah lolos perawatan terakhir pada 21 Januari 2016.

Baca Juga : Pemerintah Irak Bersiap Sambut Kunjungan Paus Fransiskus

Sementara pihak FlyDubai mengaku terus mengidentifikasi dan menghubungi keluarga korban yang hilang dalam ke­celakaan tersebut. FlyDubai melalui akun Facebooknya, Sabtu (19/3) menyebutkan ada 55 penumpang dari empat negara di dalam pesawat yang terbang dari Dubai menuju Bandara Rostov-on-Don tersebut.

“Sesuai ketentuan, FlyDubai akan mengatur program tambahan untuk kom­pensasi bagi keluarga sebesar 20 ribu dolar AS per penumpang,” tulis pernyataan dari FlyDubai seperti dikutip dari la­man CNN, Minggu (20/3).

Baca Juga : Pedagang asal Indonesia di Arab Saudi Ini Setiap Hari Diserbu Pembeli Wanita, Jualan Apa Ya?

Media pemerintah Rusia melaporkan anggota keluarga korban akan menerima 1 juta ruble (sekitar 15.000 dolar AS) dari Moskow. Dugaan awal menyebut hujan deras dan angin kencang menjadi penyebab jatuhnya pesawat yang membawa 55 pe­numpang dan tujuh awak tersebut.

Pihak maskapai FlyDubai telah me­mastikan tidak ada korban selamat dalam insiden ini. “Terdapat 44 warga Rusia, delapan warga Ukraina, dua warga India, dan satu warga Uzbekistan,” ujar FlyDubai.

Baca Juga : Pangeran Harry 'Menghina dan Tak Hormat' pada Ratu, Pangeran William Sedih dan Terkejut

Penyelidikan atas insiden ini dilakukan dengan dipimpin Komisi Investigasi Rusia. Informasi awal menyebutkan pesawat menghabiskan dua jam terbang berputar di sekitar bandara untuk mencoba menda­patkan kesempatan untuk mendarat. Na­mun, pesawat jatuh pada upaya mendarat yang kedua. (h/rol)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]