Nainggolan Gagalkan Kemenangan Inter


Senin, 21 Maret 2016 - 04:26:06 WIB
Nainggolan Gagalkan Kemenangan Inter GOL dari Nainggolan di menit 84 membuat Inter harus bermain imbang dengan Roma.

Roma, Haluan  — Tak ada pemenang pada laga AS Roma versus Inter Milan di giornata 30 Serie A. Inter sempat unggul lebih dulu, tapi pada akhirnya harus menerima hasil imbang 1-1 Idi Olimpico Roma, Ming­gu (20/3).

 Roma tampil dominan dengan penguasaan bola 58%. Giallorossi juga men­cip­t­akan lebih banyak pe­luang. Dari 16 per­cobaan mencetak gol yang mereka buat, enam mengarah ke ga­wang. Sementara itu, Inter yang tampil tan­pa Mauro Icardi hanya menciptakan enam upa­ya mencetak gol dan dua yang me­ng­a­rah ke gawang Roma.

Baca Juga : Izin Sudah Keluar, Laga Uji Coba Timnas SEA Games akan Dilanjutkan

Setelah babak pe­r­t­ama berakhir tanpa gol, Inter memimpin 1-0 lewat gol Ivan Pe­risic pada menit ke-53. Pe­risic yang me­nerima umpan dari Mar­celo Bro­zovic men­jebol ga­wang Ro­ma lewat tem­bakan keras kaki k­irinya.

Roma kemudian meng­gempur Inter habis-habisan demi menyamakan kedudukan. Perjuangan me­reka baru membuahkan hasil pada menit ke-84 keti­ka Radja Nainggolan meng­get­arkan gawang Inter de­ngan memanfaatkan bola liar di kotak penalti.

Baca Juga : Tim Divhumas Polri Cek Kesiapan PON XX Papua, Venuenya Sejuk

Inter menyesalkan ke­gagalan mereka mencetak gol kedua. “Kami tampil sa­ngat baik selama 70 menit. Ketika Dzeko masuk, Roma mulai memainkan bola-bo­la panjang dan dia me­man­tulkan bola ke pemain-pe­main lain. Namun, tentunya jika kebobolan gol penyama pada menit ke-84, akan ada penyesalan. Sampai momen itu, kami mengendalikan permainan dan satu-satunya penyesalan adalah kami tidak mencetak gol kedua,” ujar pelatih Inter, Roberto Mancini, kepada Sky Sport Italia dan Mediaset Pre­mium.

Pada laga ini, Inter tak diperkuat oleh Mauro Icar­di, Stevan Jovetic, dan Ro­drigo Palacio. Menurut Mancini, kalau tiga pemain itu bisa tampil, timnya pu­nya kans lebih besar untuk menang.”Kami kecewa ka­rena harus tampil tanpa tiga striker andalan. Jika kami punya paling tidak salah satu dari Mauro Icardi, Rodrigo Palacio, atau Stevam Jo­vetic, kami mungkin akan menang,” katanya.

Baca Juga : Terkait Laga Sepakbola, Polisi Sarankan PSSI Kerjasama dengan Satgas Covid-19

Pelatih AS Roma, Lu­ciano Spalletti, me­nerima hasil imbang dengan Inter Milan. Melihat jalannya pertandingan, Spalletti me­nyebut hasil imbang sudah tepat. Hasil ini memutus rentetan kemenangan Roma di Serie A. Mereka s­e­be­lumnya mencatat delapan kemenangan berturut-turut. Meski demikian, Spalletti tak terlalu kecewa.

“Kami terlalu se­ring kehilangan. Kami tidak ba­gus dalam penguasaan bola dan dipaksa ber­pin­dah dari kanan ke kiri, jadi tim me­nguras banyak ener­gi dan itu berarti tidak tajam di depan ga­wang,” ujar Spal­letti kepada Me­dia­set Pre­mium dan Sky Sport Italia.

Baca Juga : Rekor Baru Liverpool: 5 Kekalahan Beruntun di Kandang!

“Inter tampil ba­gus dengan unggul lebih dulu dan kami tampil bagus dengan bereaksi. Ini adalah pertandingan yang menghibur antara dua tim tangguh dan hasil 1-1 sudah tepat meskipun saya ber­ha­rap lebih dari tim saya malam ini,” sambung Spalletti.

“Tim ini me­nun­jukkan reaksi yang bagus dan pada akhirnya saya pikir hasil imbang ini akan di­terima,” katanya. (h/san)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]