10 Toko Hangus di Tunggul Hitam


Senin, 21 Maret 2016 - 05:09:28 WIB
10 Toko Hangus  di Tunggul Hitam Asap tebal mengepul saat api membakar 10 petak toko dan sebuah rumah di Jalan Raya Kemayoran, Tunggul Hitam Kecamatan Padang Utara Kota Padang, Sabtu (19/3).

PADANG, HALUAN — Kebakaran mengha­nguskan setidaknya 10 petak toko dan satu rumah pada Sabtu (19/3) sekira pukul 10.30 WIB, di Jalan Raya Kemayoran, Tunggul Hitam Kecamatan Padang Utara Kota Padang.

 “Ya Allah, habis semua dagangan saya. Astaghfirullah,” ucap Farida (38) salah seorang pemilik toko P&D Hafis sembari menitikkan air mata dan menyelamatkan barang-barang yang tersisa. Farida sendiri memiliki tiga petak toko dalam kebakaran tersebut.

Baca Juga : Pantai Air Manis Padang Masih Lengang, Omset Pedagang Anjlok

Begitu juga dengan Suherman (35), pemilik bengkel yang juga menjadi korban kebakaran tersebut. Sambil mendorong kompresor angin miliknya, matanya juga tidak luput dari lahapan api yang perlahan menghabiskan rumahnya.

“Kami tidak tahu harus berbuat apalagi untuk melanjutkan hidup. Cuma ini usaha yang kami punya, Pak,” tuturnya pada Haluan sambil mata berkaca-kaca.

Baca Juga : Demam Tanaman Hias di Padang Terus Meluas

Tidak hanya Farida dan Suherman, tiga pemilik kedai lain juga tampak pasrah dan menerima bencana tersebut. Yang terpikir, mereka harus kembali memulai usaha tersebut dari awal dan pastinya akan membu­tuhkan biaya yang lebih

besar. Sebab, dalam kebakaran tersebut bangunan toko mereka hanya tersisa puing.

Baca Juga : Terancam Abrasi, Masjid Al-Hakim Padang Dipasang Batu Pemecah Ombak

Informasi yang berhasil di­himpun, jumlah petak toko dan rumah yang terbakar di anta­ranya, satu petak toko roti ‘Noni’ milik Epa (41), dua petak toko minuman milik Sariani yang berada di samping toko Epa, tiga petak toko buah milik Agus (40), Toko P&D Hafis milik Farida tiga petak, dan satu bengkel milik Suherman (35) dan satu unit rumah milik Suherman yang berada di belakang bengkelnya.

Dari pantauan Haluan di lokasi kejadian kebakaran, seti­dak­nya 10 petak toko dan satu rumah dilahap api. Api dengan cepat menghanguskan bangunan-bangu­nan semi permanen itu, karena cuaca pada saat itu sangat terik.

Baca Juga : Sebanyak 5000 Orang di Kota Padang Telah Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua

Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh sejumlah warga yang berada di lokasi ramai tersebut. Mereka melihat ada kepulan asap yang berasal dari belakang salah satu petak toko. Kemudian, kepulan asap itu mulai memerah dan menam­pakkan api. Dalam sekejap, pe­milik toko dan warga yang ada di sekitar lokasi itu langsung berhamburan.

“Awalnya hanya terlihat se­perti kepulan asap, lalu terlihat ada api. Makanya saya langsung beritahu yang punya toko dan warga sekitar untuk menye­lamatkan barang-barang yang ada,” ungkap Agus (28), salah seorang pembeli di warung P&D Hafis kepada Haluan.    

Melihat api yang semakin membesar dan cuaca yang sema­kin panas, dengan cepat beberapa bangunan yang ada sederet di lokasi tersebut langsung disam­bar api. Tidak butuh waktu lama, api sudah menghajar 10 petak toko dan satu rumah yang berada berdekatan di lokasi itu. Warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya menjelang pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Sekitar 10 menit, empat unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD&PK Kota Padang lang­sung datang ke lokasi dan men­jinakkan api. Banyaknya masya­rakat yang menyaksikan keba­karan tersebut membuat petugas kewalahan dalam memadamkan api.

“Kita turunkan empat unit mobil dengan 16 personil dari regu C. Api berhasil dipadamkan meskipun kita terhalang sedikit dengan massa yang mendekat ke lokasi,” ucap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD&PK Kota Pa­dang, Dedi Henidal.

Ditambahkan Dedi, saat ini pihaknya masih mencari penye­bab kebakaran dan berkoordinasi dengan semua jajaran terkait. Sementara, kerugian dalam ke­bakaran ini ditaksir berkisar ratusan juta rupiah.

“Kita masih mencari penye­bab kebakaran ini. Selain itu, api cepat menyebar karena cuaca yang panas,” pungkasnya.

Sehari pascakebakaran itu, tidak tampak aktivitas dari pemi­lik bangunan. Warga sekitar, Roni (34) kepada Haluan pada Minggu (20/3) mengatakan bah­wa korban kebakaran terpaksa menginap untuk sementara waktu di kediaman tetangga dan rumah kerabat korban.

“Korban ada yang dititipkan di rumah tetangga, dan ada juga yang mengungsi ke rumah kera­batnya,” kata Roni. Sementara itu, Kapolsekta Padang Utara, Kompol Albert Zai mengatakan, pihaknya hingga saat ini bekerja sama dengan Polresta Padang mengatakan bahwa masih menyelidik pe­nyebab kebakaran.

“Kebakaran juga tidak jauh dari travo listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian, saat ini kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini,” kata Albert. (h/mg-adl)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]