Pemulihan Danau Maninjau

Keramba Perlu Dibongkar dan Diciutkan


Senin, 21 Maret 2016 - 14:10:20 WIB
Keramba Perlu Dibongkar dan Diciutkan

Agam, Haluan — Sesuai kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), diperkirakan jumlah keramba jala apung(KJA) di danau Maninjau sekitar 23 ribu petak lebih. Pada hal daya tampung danau hanya hanya 6.000 petak  saja.

Sebagai langkah awal un­tuk menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang penge­lolaan pelestarian kawasan Danau Maninjau, Dinas Ke­lautan dan Perikanan Agam melakukan pendataan ke­ramba jala apung (KJA), selanjutnya dilakukan pem­bongkaran dan pentaan serta zonasi.

Baca Juga : Wujudkan Pendidikan Berlalu Lintas, Polda Sumbar MoU dengan Disdik

Menurut Kepala Dinas DKP Agam Ermanto kepada Haluan Jumat(18/3), pen­dataan dilaksanakan bulan Maret 2016 ini untuk me­ngetahui jumlah keramba yang dimiliki anak nagari, milik investor, yang kosong, rusak atau tidak produktif lagi. “Diperkiraakan jumlah KJA di danau Maninjau seki­tar 23 ribu petak lebih, se­mentara daya tampung danau hanya hanya 6.000 petak se­suai kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Pemda Agam, oleh karena itu tentu harus dila­kukan penciutan, selanjutnya hasil pendataan akan dise­rahkan kepada tim terpadu penyelematan danau”kata Ermanto.

Selain penciutan jumlah keramba, juga perlu dila­kukan penataan dan zonasi atau penempatan keramba pada tempat yang layak agar keadaan danau Maninjau be­tul-betul kondusif.

Baca Juga : BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Hingga 3 Meter di Perairan Sumbar Sampai Besok

Dalam penataan peme­rintah melibat­kan badan mus­ya­warah (ba­mus) wali nagari tokoh mas­ya­rakat di kam­pung dan ran­tau serta pihak terkait lainya.

Skedul penerapan Perda Agam setelah pendataan adal­ah pada April-Juni dilakukan negosiasi persuasif terhadap para pemilik keramba, Juli-Desember pembongkaran KJA, sehingga tahun 2017 KJA yang ada di Danau Ma­ninjau hanya tinggal 6.000 petak sebagaimana diatur Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Peles­tarian Kawasan Danau Ma­nin­jau dan dalam jangka waktu lima tahun ke depan keadaan air danau kembali kondusif. (h/ks)

Baca Juga : Sempat Terhenti, Pembangunan Monumen Bela Negara Segera Dilanjutkan

 

 

Baca Juga : Mahfud MD Ingin Pembangunan Monumen Bela Negara di Sumbar Cepat Selesai

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]