Membaca Selera Pasar


Selasa, 22 Maret 2016 - 03:39:59 WIB
Membaca Selera Pasar

Pedagang tidak akan pernah bisa mengambil keuntungan, jika barang yang disediakannya tidak sesuai dengan selera pasar. Jika hal itu terjadi, dapat dipastikan konsumen akan mencari pemenuhan kebutuhannya ke tempat lain.

Artinya, pedagang sebagai penyedia barang harus bisa membaca se­lera dan kebutuhan konsumen. Sehingga transaksi jual beli terjadi. Konsumen memperoleh barang, pedagang meraih untung.

Baca Juga : Bank Nagari Cabang Painan Dorong Percepatan Pembangunan Bidang Pariwisata Melalui Aplikasi E-Retribusi

Rantai perekonomian pun ber­jalan. Keuntungan yang diraih pedagang akan kembali diputar untuk beragam kebutuhannya yang lain. Mulai dari kebutuhan rumah­tangga, hingga biaya rutin ope­rasional dari aktifitas berdagang itu sendiri.

Keuntungan yang diperoleh satu pedagang, akan kembali bergulir ke pedagang lainnya. Sebab, pedagang akan memutar pendapatannya dengan berbelanja berbagai kebu­tuhannya sendiri, yang tentunya ada di pasaran.

Baca Juga : Masyarakat Padang Sago Harapkan Perbaikan Kantor Camat Pada Leonardy Harmainy

Rantai perekonomian itu, akan terus terjadiý, berputar, dari satu konsumen ke pedagang, ke pemilik toko, kembali ke konsumen, ber­putar dari satu pedagang ke pe­dagang lainnya.

Namun demikian, perputaran tersebut akan dapat berjalan nor­mal, ketika kebutuhan konsumen memang tersedia di lapak-lapak pedagang. Jika tidak, rantai pere­konomian tadi, akan berpindah ke tempat lain.

Baca Juga : Pemkab Pesisir Selatan Sediakan Kotak Saran Tampung Pengaduan Masyarakat

Agaknya hal ini sangat perlu disadari pedagang. Khususnya pedagang yang kini menempati petak-petak toko di Pasar Sawah­lunto. Jika sebelumnya beberapa pedagang menyampaikan tingginya sewa petak toko, yang hanya Rp100 ribu per bulannya, tentu akan dapat teratasi, jika barang yang disediakan pedagang, sesuai dengan harapan dari konsumen itu sendiri.

Aktifitas jual beli tidak akan terjadi, jika pedagang masih belum bisa menyediakan yang betul-betul menjadi kebutuhan konsumen. Selain itu, tentu dibarengi dengan persaingan harga yang dipatok untuk kebutuhan itu sendiri.

Baca Juga : Mantap! PNS di Agam Tanam Tomat Impor dengan Sistem Hidroponik

Apalagi, hari ini konsumen dapat dengan mudah mendapatkan kebutuhan yang mereka inginkan. Sebab, era perdagangan hari ini, tidak hanya selalu mendatangi toko milik pedagang.

Begitu banyak pedagang dengan inovasi yang mereka lakukan, terjun langsung mendatangi rumah kon­sumen dengan kendaraan. Mulai dari sepeda, sepeda motor, hingga kendaraan roda empat.

Bahkan, konsumen hari ini, juga bisa mendapatkan barang yang mereka butuhkan melalui akses internet. Selain harga yang dita­warkan lebih menarik, konsu­men­pun dapat menunggu kedatangan barang langsung ke rumah.

Agaknya, membaca selera pasar harus dilakukan setiap pedagang, agar rantai perekonomian yang mereka lakoni dapat terus berputar, menggelindingkan keuntungan demi keuntungan.

Kita mungkin bisa belajar dari Hendry Fhatailla wirausahawan muda, pemilik Caka Milk, minuman berbahan susu sapi segar di Pasar Kota Sawahlunto, yang mengawali usaha dengan membaca selera pasar.

Meski baru berdiri semenjak awal 2015 lalu, dengan mempelajari selera pasar serta inovasi terhadap produk dagangan yang dijualnya, kini Hendry bisa menambah outlet usahanya.

Padahal, outlet kedua yang didirikannya hanya berjarak bebe­rapa ratus meter dari outlet perta­manya, yang berada di kawasan Pasar Remaja Sawahlunto.(***)

 

Oleh : FADILLA JUSMAN

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]