Soal Proyek Hambalang

SBY –Jokowi Diisukan Saling Sindir


Selasa, 22 Maret 2016 - 04:12:50 WIB
SBY –Jokowi Diisukan Saling Sindir

JAKARTA, HALUAN — Isu saling sindir antara mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Pr­e­si­den Joko Widodo muncul ke publik, sesaat kunjungan Presiden Jokowi memantau proyek Pusat Pelatihan dan Pendidikan Sekolah Olah­raga Nasional (P3SON) Hambalang. SBY tidak te­rima jika megaproyek Ham­balang yang digagas saat masa pemerintahannya di­anggap mangkrak.

"Alasan terhentinya pem­bangunan proyek Ham­ba­lang (Pak Jokowi bilang "mangkrak") sangat jelas dan bisa dipertanggungjawabkan," kata SBY yang diunduh via Facebook sekitar 18.30, Se­nin (21/3).

Baca Juga : Belajar dari Kasus Edhy Prabowo, RI Pastikan Stop Ekspor Benih Lobster

Menurutnya, saat itu, Roy Suryo, Menteri Pe­mu­da dan Olahraga di bawah SBY berencana melan­jut­kan pembangunan Ham­balang, tetapi anggaran pem­ba­ngu­nannya ditahan DPR dan KPK. "Jika Pak Jokowi ingin lanjutkan proyek Ham­ba­lang, saya senang dan dukung penuh. Dulu saya juga tun­taskan banyak proyek yang belum selesai," kata SBY.

SBY mengaku tidak ter­makan isu yang mengatakan jika kunjungan Presiden Jokowi ke Hambalang se­bagai upaya meng­han­cur­kan rangkaian tur SBY se­ba­gai Ketua Umum Partai De­­mokrat. Ia menilai kun­ju­ngan Jokowi ke Ham­balang adalah dalam rangka tugasnya sebagai presiden untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Baca Juga : Ini Kronologi OTT KPK Terhadap Nurdin Abdullah, Diduga Terima Suap Rp 5,4 Miliar

"Kenapa kami harus ke­bakaran jenggot? Lagi pula tidak ada hukum yang di­langgar. Pak Jokowi, te­ruslah emban amanah dan bekerja hingga tahun 2019. Ja­ngan mau kita dipro­vokasi dan diadu domba," jelas SBY.

Bukan Saling Sindir

Baca Juga : Punya Harta Rp7,7 Miliar dan Lulusan Amerika, Dico Ganiduto Bupati Termuda di Jateng

Sebelumnya, SBY yang dalam rangkaian agenda Tour de Java nya, mengkritik Joko­wi yang terus memaksa pe­nger­jaan proyek infra­struktur disaat ekonomi sedang lesu. Menurut Pe­ngamat Politik Universitas Padjadjaran, Muradi, opini yang muncul seolah antara SBY dan Jokowi saling sin­dir tersebut kurang tepat. Menurut dia, Jokowi ke Hambalang lebih pada tata kelola manajemen olahraga sambut 2018 Asian Games. Namun demikian ia sepakat seharusnya antara SBY dan Jokowi tidak terlibat pada saling sindir seperti itu.

"Dalam perspektif ber­be­da, saya melihat kalau terus di­­kait-kaitkan dengan ada sa­ling serang antara Presiden se­karang dan sebe­lumnya, akan membuat ti­dak sehat proses bernegara kita ha­rusnya me­reka me­nguat­kan lem­baga tinggi negara yaitu presiden," ujar­nya, Senin (21/3).

Baca Juga : Update 28 Februari: Kasus Covid-19 Bertambah 5.560 Orang, 6.649 Sembuh

Dosen Ilmu Politik ini setuju aset Hambalang yang saat ini terbengkalai perlu dilihat apakah masih bisa dipakai atau tidak. Sebab aset pemerintah senilai tri­liunan rupiah tersebut mang­krak bila tidak dipu­tuskan kelanjutannya. "Jadi tidak ada hubungannya Pak jokowi ke Hambalang lantas saling sindir," kata dia. (h/okz)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]