Ibunda Basko Meninggal Dunia

‘Kemanapun Saya Merantau, Saya Tetap Bawa Beliau’


Selasa, 22 Maret 2016 - 05:02:03 WIB
‘Kemanapun Saya Merantau, Saya Tetap Bawa Beliau’ H .BASRIZAL KOTO memanjatkan doa di hadapan mendiang ibunya, Hj Djaninar yang meninggal dalam suai 78 tahun. (HALUAN RIAU)

PEKANBARU, HALUAN —In­naillahi wainna illahi ra­jiun. Telah berpulang ke rah­mahtullah Hj Djaninar, ibun­da H Basrizsal Koto dalam usia 78 tahun, Senin (21/3) pukul 07.05 WIB di Rumah Sakit PMC Pekanbaru.

Jenazah disemayamkan di ru­mah duka jalan Damai Tangke­rang. Tampak hadir melayat keru­mah duka, to­koh masyarakat, kerabat, sahabat dan juga karya­wan di ling­ku­ngan Haluan Grup.

Baca Juga : Emersia Water Park Siap Ramaikan Pariwisata Tanah Datar

Ibunda Basko, kelahiran Paria­man 1936 dimakamkan di Area Masjid Ar Arafah Jalan Taman Karya. Jenazah turut diantar­kan oleh seluruh keluarga tercinta, kerabat, sahabat dan juga masyarakat terdekat. Meski tam­pak ikhlas, namun terlihat kese­dihan yang dalam di wajah H Basrizal Koto saat mele­pas tubuh kaku sang ibunda ke liang lahat. Dengan ringannya, ia pun  ikut serta memasukkan tubuh Hj Djaninar di peristira­hatan terakhirnya.

Kepergian Hj Djaninar mem­bawa duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkannya. “Hanya berjarak 54 hari, setelah kepergian ibu Ety Basko, kini kami kembali berduka. Beliau adalah sosok orangtua yang saya hormati dan saya sayangi. Maka­nya ke­manapun saya merantau, beliau selalu saya bawa,”ujar Basko sambil meneteskan air mata.

Baca Juga : Berkunjung ke Solo tak Afdal Kalau Belum...

Diceritakan Basko, sebelum­nya tepat hari Minggu dirinya berjumpa dengan ibunda dan sempat berkomunikasi melepas kerinduan. “Ketika hari Minggu kemarin saya jumpa beliau, dan seperti biasa saya selalu mem­berikan beliau belanja. Tetapi ada sedikit keganjalan dengan ucapan beliau yang selalu terngiang ditelia saya. Ia mengatakan, “Untuk apa uang ini Bas, uang amak sudah banyak dari yang dikasih kemarin. Sudah lah  tu,” ujar Basko sambil menirukan ucapan sang ibunda.

Sebelumnya, lanjut Basko, amak tidak pernah mengeluhkan rasa sakit. Karena jika beliau sakit, ia selalu diberitahu dan ia pun segera pulang. “Namun ketika mendapatkan kabar pagi tadi, saya sangat kaget. Beliau adalah sosok yang amanah, dan penyayang dengan seluruh anak-anaknya,”tutur Basko.

Baca Juga : Daftar 10 Tempat Paling Indah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

Basko juga menuturkan bah­wa, di akhir hayatnya, sang ibun­da sempat berpesan untuk dike­bumikan di tanah yang telah diwakafkannya untuk dibangun masjid. “Jadi saya baru tahu terakhir ini, ketika saya disuruh menandatangani wakaf tanah. Ternyata selama ini, uang yang diberikan kepadanya selalu di­kum­pulkannya. Untuk pemba­ngunan masjid di tanah yang dibelinya tersebut, makanya beliau meminta untuk dikebu­mikan di sana,”paparnya.

Sementara itu, Sekjen IKMR Riau Iqbal Ali juga menuturkan bahwa sosok ibunda adalah sosok panutan bagi tokoh IKMR Riau H Basrizal Koto. “Dengan kesuk­sesannya sebagai pengusaha, beliau sangat santun terhadap orang tua. Meski kesibukannya yang banyak, namun beliau tetap menyisihkan waktu untuk sang ibunda, dan patut dicontoh,”ujar Iqbal.

Baca Juga : Sekjen PHRI Sebut 121.485 Pegawai Hotel-Restoran Bakal Divaksin Corona

Iqbal juga menuturkan bahwa semasa hidupnya, sang Ibunda banyak memberikan petuah dan ilmu kepada anak-anaknya. “Ya hanya dalam beberapa bulan, duka kembali dirasakan oleh tokoh Riau ini. Namun begitu dengan kepergian sang ibunda, kita bisa mengambil hikmah dan keluarga yang ditinggalkan bisa sabar,”ujarnya.

Takziah Malam Pertama

Hj Djaninar, ibunda H Bas­rizal Koto, dikenal sebagai sosok yang bersahaja, baik, dan tidak pernah menyinggung perasaan tetangga dan handai taulan.

Setidaknya, begitu jawaban pertama yang keluar dari mulut Ustad Tengku Marizon, Imam Mesjid Darul Hikmah, usai pe­lak­sanaan takziah malam perta­ma di kediaman Almarhumah Hj Djaninar, Jalan Damai Nomor 7 A, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Bukitraya, Pekan­baru, Senin (21/3) malam.

“Almarhumah, bagus. Baik. Dia tidak ada menyinggung orang,” ungkap Tengku Marizon singkat sambil berlalu menuju masjid guna memimpin pelak­sanaan Salat Isya.

Sebelumnya, Tengku Mari­zon memimpin pelaksanaan pem­bacaan Yasin, Tahtim, Tahlil, dan Doa pada gelaran takziah tersebut. Aliran ayat-ayat suci Alquran mengalir syahdu dari bibir pentakziah yang berasal dari kalangan tetangga dan je­maah Masjid Darul Hikmah, yang memadati rumah duka.

Begitu juga, Ketua Ikatan Minang Riau Provinsi Riau, H Basrizal Koto, yang dikenal dekat dengan sosok Ibunda yang biasa dipanggilnya Amak ini, tampak seksama mengikut setiap bacaan ayat per ayat yang dilantunkan.

Usai pembacaan Yasin, Tah­tim, Tahlil, dan Doa, acara dilan­jutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan Ustad DR H Hanafi MA, yang berintikan bahwa kegiatan yang dilaksa­nakan ini setidaknya mampu menjadi setawar sedingin bagi ahlul bait yang ditinggalkan.

Menurutnya, kematian meru­pakan awal dari sebuah perja­lanan panjang yang akan dijalani setiap umat manusia. “Seorang hamba yang mengalami proses kematian, ibarat seseorang yang berada di tengah laut yang perlu pertolongan. Salah satu dengan pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil dan Doa. Selain berguna buat almarhumah, juga menjadi amal ibadah buat kita semua,” sebut Ustad Hanafi di hadapan pen­takziah.

Tidak lupa dalam kesempa­tan tersebut, Ustad Hanafi atas nama Ahlil Bait menyampaikan permohonan maaf almarhumah kepada tetangga dan jemaah Masjid Darul Hikmah.

“Bersediakah Bapak dan Ibu memaafkan almarhumah,” tanya ustad Hanafi. “Bersedia,” begitu jawaban lantang pentakziah.

Usai takziah yang digelar masyarakat, takziah juga dilaku­kan oleh karib kerabat, keluarga besar H Basrizal Koto, dengan pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil, dan Doa, yang dipimpin oleh DR H Hanafi MA.

Dalam takziah malam perta­ma tersebut, terlihat anggota MPR/DPR RI Daerah Pemilihan Riau, Nurzahedy Tanjung, man­tan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, Tokoh Masyarakat Riau, Azlaini Agus, Sekjen Ikatan Saudagar Minang Seluruh Indonesia, H Firdaus AB, dan Ketua Persatuan Ke­luar­ga Daerah Pariaman Riau, Herman Nazar, dan segenap undangan lainnya. (hr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]