Longsor Landa Tanah Datar


Selasa, 22 Maret 2016 - 05:02:16 WIB
Longsor Landa Tanah Datar

BATUSANGKAR,HALUAN – Musibah longsor melanda Tanah Datar. Sejumlah sarana umum seperti ruas jalan raya, rumah warga serta lahan pertanian berupa hamparan sawah warga yang porak poranda, setelah cuaca ekstrem berupa hujan lebat di wilayah Kabupaten Tanah Datar hari Minggu hingga Senin dinihari (21/3).

Lokasi terparaah melanda wilayah Nagari Atar Kecamatan Padang Ganting, setidaknya terdapat sebanya 37 titik longsor menimpa akses jalan raya. Hubungan transportasi menjadi putus total. Alat berat milik Dinas PU diturunkan di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar.

Baca Juga : DPRD Sumbar Inisiasi Ranperda Pengelolaan Hutan, Bisa Tingkatkan PAD Hingga Rp50 Miliar

Akses jalan raya provinsi Lintau Buo menuju Batusangkar putus total dan berkat kerja keras petugas Dinas PU, relawan

BPBD,TNI dan Jajaran Kepo­lisian Polres Tanah Datar, sarana transportasi yang putus total akibat timbunan longsor berhasil dibuka kembali Senin dinihari (21/3).

Baca Juga : Gebrakan 'Pertama' Bupati Benny Utama, Ribuan Kendaraan Dinas Pemkab Pasaman Dikandangkan untuk Inventarisasi Aset

Kepala BPBD Tanah Datar Mukhlis kepada Haluan menga­takan, selain ruas jalan raya yang tertimbun longsor, juga tercatat sebanyak sepuluh buah rumah warga di Nagari Atar porak-poranda ditimba material longsor.

“Satu buah rumah warga di Jorong Lareh Nan Panjang Na­gari Atar hancur dan rata dengan tanah, satu keluarga saat ini terpaksa diungsikan ke rumah tetangga, karena rumah yang didiaminya sudah rata dengan tanah”, tutur Mukhlis.

Baca Juga : Puncak Pemilihan Duta GenRe Solsel Dibuka Pj Sekda, Wadah Milenial Bentuk Karakter Bangsa

Material longsor juga me­nimpa lahan sawah warga, setidaknya terdapat sebanyak tujuh lokasi sawah yang hancur dilanda longsor. Secara total lahan sawah yang ditimpa longsor seluas 4,5 ha yang berada di wilayah Nagari Atar Kecamatan Padang Ganting.

Camat Padang Ganting Hen­dra Setyawan yang turun langsung bersama Kepala BPBD Tanah Datar Mukhlis kemarin menyebutkan, secara total akibat bencana longsor yang menimpa sejumlah titik ruas jalan raya, sawah warga serta rumah masya­rakat pada dua  Jorong masing-masing Lareh nan Panjang dan Taratak XII menimbulkan keru­gian sebesar Rp550 juta.

Baca Juga : 18 Legislator Dharmasraya Mangkir Sidang dengan Bupati, Ternyata Ini Alasannya

Bangunan rumah yang terkena longsor tersebut adalah rumah milik Arisman ukuran 3 kali 3 meter, rumah milik Ismail alamat Taratak VIII, rumah milik Erison juga di Jorong Taratak VIII, rumah milik Malin Sailan di Taratak XII,, rumah milik Aprisal Taratak XII, rumah milik Ajisman dan  Musril yang juga di Jorong Taratak XII Atar. (h/emz )

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]