Jika Uber dan GrabCar tak Diblokir

PPAD akan Mogok Nasional


Rabu, 23 Maret 2016 - 03:12:55 WIB
PPAD akan Mogok Nasional

JAKARTA, HALUAN — Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) menyatakan akan terus demonstrasi bila tuntutan untuk memblokir Uber dan GrabCar yang dinilai me­langgar Undang-Undang Angkutan Jalan Raya tidak dijalankan.

“Kalau perlu mogok nasional,” kata Humas PPAD Suharto di Ke­menterian Komunikasi dan Infor­matika, Jakarta, Selasa (22/3).

Baca Juga : Hari Ini Tepat Setahun Pandemi Covid-19, IDI Sampaikan Harapan kepada Pemerintah

Sejumlah perwakilan PPAD yang dipimpin Suharto berada di Ke­men­terian Komunikasi dan Informatika untuk bertemu dengan Menteri Ko­mu­nikasi dan Informatika Rudiantara. “Kita tadi diinfokan akan ditemui Menteri Rudiantara,” ucap Suharto.

Ia mengatakan, saat ini anggota PPAD yang beraksi masih di wilayah Jabodetabek. Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan, bila tuntutan mereka untuk menegakan Undang-Undang tersebut tidak dijalankan, PPAD yang beranggotakan ribuan sopir berbagai moda tranportasi darat akan menggelar diberbagai wilayah.

Baca Juga : Januari-Maret, 657 Bencana Landa Indonesia

“Di Jabodetabek saja ada 10 ribu, di daerah juga siap bergerak,” imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya akan meng­hentikan aksinya bila Menteri Ru­diantara menyatakan memblokir aplikasi tersebut. “Kalau ada per­nyataan mencabut sementara, kita langsung bubarkan diri,” ujarnya.

Baca Juga : HMI Tolak Keras Perpres Investasi Miras

Ia menambahkan, saat ini Uber telah merugikan negara dengan tidak membayar pajak. Selain itu, Uber juga tidak menyediakan berbagai fasilitas seperti disyaratakan dalam peraturan angkutan jalan raya untuk taksi.

Keberadaan Uber, menurut dia telah menggerus pendapatan pe­ngemudi angkutan jalan raya lainnya, terutama taksi. Bahkan banyak sopir taksi yang pendapatannya turun drastis dan berutang.

Baca Juga : Selain Mobil dan Rumah, Menko Airlangga Siapkan Insentif untuk Hotel hingga Resto

Sementara pada hari ini, PPAD juga beraksi di depan Gedung DPR/MPR. Selain PPAD, Front Tranportasi Jakarta dengan tuntutan yang sama juga beraksi di depan Gedung kemen­terina Komunikasi dan Informatika.

Menteri Komunikasi dan Infor­matika Rudiantara, menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kem­kominfo berencana menemui perwa­kilan pengemudi taksi, namun sampai saat ini belum ditentukan tempatnya. “Memang akan ada pertemuan de­ngan teman-teman perwakilan pe­ngemudi taksi. Tempat akan diinfokan menyusul,” katanya. (h/ans)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]