Desa Kolok Nan Tuo Fokus Pembangunan Infrastruktur


Rabu, 23 Maret 2016 - 03:26:16 WIB
Desa Kolok Nan Tuo Fokus Pembangunan Infrastruktur

SAWAHLUNTO, HALUAN — Prioritas utama penggunaan dana desa adalah pembangunan infrastruktur desa, seperti irigasi, jalan dan lainnya. Untuk fokus pada in­frastruktur, dengan syarat padat karya, yang artinya harus menggunakan tenaga masyarakat desa itu sendiri.

Fokus pada infrastruktur itu, telah diterapkan pada pembangunan dan pe­ngem­bangan Desa Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, di mana meng­gunakan dana APBDes yang terdiri dari dana desa, dana pusat dan APBD kota, seti­dak­nya 25 proyek in­fra­struktur tahun 2016 segera dilakukan, yang bertujuan untuk membuka seluas-luas­nya akses jalan, serta pe­ning­katan dan perbaikan irigasi lahan pertanian yang ada.

Baca Juga : Mentawai Jadi Daerah Terakhir yang akan Jemput Vaksin Covid-19 Tahap II

Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Supriyadi Mukri kepa­da Haluan m­enyebutkan, tahun 2016 setidaknya dana se­besar Rp1,4 miliar diku­curkan untuk pembanguan infrastruktur desa, mulai dari perbaikan irigasi dan jaringannya, jalan sentra produksi, jalan lingkungan, roil-roil, pembuatan jalan ke objek wisata, pembuatan bak sampah serta pem­bua­tan pos siskamling.

APBDEs Kolok Nan Tuo sendiri, sebutnya, sebe­sar Rp2.155.455.200, dengan rincian dana desa sebesar Rp1.471.605.000, transfer dana pusat Rp664.967.000, bantuan bagi hasil pajak Rp18.883.800, yang sele­bihnya dari APBD kota.

Baca Juga : Hutama Karya Tegaskan Tidak Ada Penghentian Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Hanya...

“Yang menggembirakan semenjak adanya dana desa tersebut, lahan pertanian yang selama ini tidak pro­duktif, mulai diaktifkan dan digarap lagi oleh warga, dengan semangat swadaya dan gotong-royong, warga beramai-ramai me­ngo­pti­malkan kembali lahan yang selama ini tidur,” katanya.

Selama ini, masyarakat kurang diarahkan untuk menggarap potensi eko­nomi yang dimiliki setiap warga, sebut saja lahan per­tanian yang banyak tidak digarap, bahkan terkesan di­biarkan saja. Hal itu, d­i­ka­renakan tidak adanya do­rongan, serta bantuan dana bagi masyarakat itu untuk kembali menghidupkan la­han yang tidur tersebut.

Baca Juga : Tiga Ruas Jalan Provinsi Jadi Prioritas, Ini Rinciannya

Tapi sekarang, lanjutnya, dengan pengarahan yang baik pihak desa mampu membangkitkan semangat masyarakat kembali untuk beraktivitas menghidupkan lahan yang selama ini di­tinggalkan. Selain itu, me­manfaatkan dana desa yang sa­ngat besar itu bisa mem­buka akses jalan sentra pro­duksi, yang tentunya akan membuka akses lalulitas barang dan jasa, sehingga memudahkan warga untuk membawa hasil produksi pertaniannya.

“Dengan menfokuskan pada pembangunan infra­struktur, bisa menciptakan lapangan pekerjaan, juga merespon pertumbuhan eko­nomi. Dengan program in­fra­struktur pula ke­be­radaan lalulitas barang dan jasa di desa itu bergerak,” terang Kades yang biasa disapa Adeks Rosi itu. (h/mg-rki)

Baca Juga : BMKG: Hujan Lebat akan Mengguyur Sejumlah Wilayah Sumbar hingga Besok

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]