90 Persen Warga Dharmasraya Sudah Gunakan Listrik PLN


Rabu, 23 Maret 2016 - 04:08:26 WIB
90 Persen Warga Dharmasraya  Sudah Gunakan Listrik PLN BUPATI Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, meresmikan listrik masuk desa di Jorong Sungai Kapur, Nagari Lubuk Karak, Kecamatan Sembilan Koto, Senin (21/3). (MARYADI)

DHARMASRAYA, HA­LU­AN — Pemkab Dharmasraya sudah menggelontorkan dana Rp 40 miliar lebih untuk membangun sektor kelistrikan dalam lima ta­hun terakhir. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mem­bangun jaringan tegangan rendah, pengadaan travo dan lain sebagainya.

Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika sektor kelistrikan di Dharmasraya maju pesat. Lebih 90 persen masya­rakat sudah terjangkau dan meng­gunakan listrik PLN.  Hal itu diungkapkan Bupati Dharmas­raya, Sutan Riska Tuan­ku Keraja­an, saat meresmikan listrik ma­suk desa di Jorong Sungai Kapur, Nagari Lubuk Karak, Kecamatan Sembilan Koto, Senin (21/3).

Baca Juga : Wujudkan Pendidikan Berlalu Lintas, Polda Sumbar MoU dengan Disdik

Dikatakannya, pembangunan infrastruktur kelistrikan terus dipacu di Kabupaten Dhar­mas­raya. Setelah dua lokasi di Nagari Lubuk Karak dan Nagari Banai dapat dijangkau setrum listrik dari PLN dan sudah  diresmikan, maka praktis tinggal Jorong Lubuk Labu, Nagari Banai yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemkab Dharmasraya.

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, kebutuhan listrik untuk Jorong Lubuk Labu, Nagari Banai, sudah masuk da­lam roadmap PT PLN. Oleh karena itu ia mendesak General Manajer PT PLN Sumbar Lala Arifal, S. Kom agar segera merea­lisasikan sambungan sentrum ke jorong yang berbatas dengan Kabupaten Solok Selatan itu.

Baca Juga : BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Hingga 3 Meter di Perairan Sumbar Sampai Besok

Untuk mengurangi berbagai gangguan arus yang bisa me­nyebabkan listrik pudur, bupati termuda se tanah air itu menyer­ukan, agar rakyat Dharmasraya melakukan gotong royong dan turut serta membersihkan kawa­san yang dilalui kabel kistrik dari ranting dan pemohonan. Dengan demikian jika cuaca buruk, tana­man di sekitar jalur jaringan lis­trik tidak mengganggu setrum se­hingga listrik tidak sering pudur. “Mari kita perlancar kinerja PLN,” ujar politisi PDI-P ini.

Dalam kesempatan itu, Rajo Koto Besar itu mengatakan, salah satu kendala yang menghambat perkembangan kehidupan di Kecamatan Sembilan Koto ada­lah minimnya infrastruktur, ter­utama jalan dan jembatan. Oleh sebab itu, ia bertekad secara bertahap infrastruktur jalan dan jembatan dalam lima tahun ini terus dilengkapi. “Insyaallah, jalan ke Sungai Kapur ini secara berta­hap akan kita aspal,” kata Raja Koto Besar nan masih belia ini.

Baca Juga : Sempat Terhenti, Pembangunan Monumen Bela Negara Segera Dilanjutkan

Malah, sesuai keinginan to­koh masyarakat Marti Ajis yang juga Walinagari Lubuk Karak, supaya Pemkab Dharmasraya membangun kawasan wisata di Sembilan Koto, Sutan Riska menawarkan agar masyarakat Kecamatan Sembilan Koto ber­siap menjadi tuan rumah pe­ngembangan pariwisata.

“Sembilan Koto punya alam nan indah, pilihan untuk me­ngembangkan sektor wisata jadi alternatif yang cerdas. Karena itu berikan dukungan jika di suatu hari ada survai pengembangan pariwisata,” kata bupati.

Baca Juga : Mahfud MD Ingin Pembangunan Monumen Bela Negara di Sumbar Cepat Selesai

Sementara kepada 20 orang anggota Bamus Nagari yang baru dilantik, bupati berpesan agar segera melaksanakan konsolidasi dan membuka kembali tugas pokok dan fungsi Bamus. Paha­mi semuanya supaya segera dapat melaksanakan tugas menyusun anggaran nagari, melakukan evaluasi pembangunan nagari, menyiapkan pemilihan walina­gari dan menampung aspirasi masyarakat nagari. “Mari kita bangun nagari kita sesuai dengan aspirasi masyarakat.(h/mdi)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]