Sejumlah Titik Longsor Berhasil Diatasi


Kamis, 24 Maret 2016 - 03:40:44 WIB
Sejumlah Titik Longsor Berhasil Diatasi

BATUSANGKAR,HALUAN — Sejumlah titik longsor yang melanda sejumlah sarana dan prasarana masyarakat Nagari Atar Kecamatan Padang Gantiang, berhasil ditangani atas koordinasi BPBD dengan instansi terkait seperti Dinas PU dan TNI/Polri daerah ini.

Dengan demikian, ben­cana tanah longsor  yang menimpa sejumlah sarana umum seperti ruas jalan raya, rumah warga serta lahan pertanian berupa ham­paran sawah warga yang porak poranda dilanda  long­sor. sebagian sudah tertangani.

Baca Juga : DLH Kabupaten Pessel: Kepekaan Siswa Secara Dini Terhadap Ancaman Lingkungan Perlu Dilakukan

Sejumlah rumah warga yang tertimpa material ta­nah longsor, sudah dising­kirkan oleh masyarakat se­tempat dengan dukungan personil relawan BPBD, anggota TNI/Polri serta anggota Muspika setempat.

Camat Padang Gantiang Hendra Setyawan Selasa (22/3) di Padang Gantiang menyebutkan bahwa se­jumlah sarana umum seperti ruas jalan raya yang terputus akibat tertimbun material longsor sudah berhasil di­buka kembali.

Baca Juga : Personel Polri dan ASN Polres Agam Jalani Vaksinasi Covid-19

Lokasi terparah me­lan­da wilayah Nagari Atar Ke­ca­matan Padang Ganting, setidaknya terdapat se­ba­nyak 37 titik longsor me­nimpa akses jalan raya, hu­bungan trans­portasi menjadi putus total. Alat berat milik Dinas PU yang diturunkan di bawah koordinasi Badan Pe­nang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Da­tar.

Akses jalan raya provinsi Lintau Buo menuju Batu­sangkar putus total dan berkat kerja keras petugas Dinas PU,Relawan BP­BD, TNI dan Jajaran Kepolisian Polres Tanah Datar, sarana transportasi yang putus total akiban timbunan longsor berhasil dibuka kembali Senin dinihari (21/3).

Baca Juga : Pemkab Agam Seleksi Kafilah Menjelang MTQN Sumbar ke-39

Kepala BPBD Tanah Datar Mukhlis kepada Ha­luan mengatakan, selain ruas jalan raya yang ter­timbun longsor, juga ter­catat sebanyak sepuluh buah rumah warga di Nagari Atar porak poranda ditimpa ma­terial longsor.

“Satu buah rumah warga di Jorong Lareh nan Pan­jang Nagari Atar hancur dan rata dengan tanah. Satu keluarga saat ini terpaksa diungsikan ke rumah te­tangga, karena rumah yang didiaminya sudah rata de­ngan tanah,” tutur Mukhlis.

Baca Juga : Minimalisir Penggelapan Aset Daerah, Pemkab Pessel Lakukan Inventarisasi Secara Berkala

Material longsor juga menimpa lahan sawah war­ga, setidaknya terdapat se­banyak tujuh lokasi sawah yang hancur dilanda long­sor. Secara total lahan sawah yang ditimpa longsor seluas 4,5 Ha yang berada di wila­yah nagari Atar Kecamatan Padang Ganting.

Camat Padang Ganting Hendra Setyawan yang tu­run langsung bersama Ke­pala BPBD Tanah Datar Mukhlis kemarin menyebut­kan, secara total akibat bencana longsor yang me­nimpa sejumlah titik ruas jalan raya, sawah warga serta rumah masyarakat pada dua  Jorong masing-masing Lareh nan Panjang dan Taratak XII menim­bulkan kerugian sebesar Rp550 juta.

Bangunan rumah yang terkena longsor tersebut adalah rumah milik Aris­man ukuran 3x3 meter, ru­mah milik Ismail alamat Taratak VIII, rumah milik Erison juga di Jorong Ta­ratak VIII, rumah milik Malin Sailan di Taratak XII, rumah milik Aprisal Taratak XII, rumah milik Ajisman dan  Musril yang juga di Jorong Taratak XII Atar. (h/emz)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]