Finlandia dan Rusia Tutup Perbatasan


Kamis, 24 Maret 2016 - 03:56:33 WIB
Finlandia dan Rusia Tutup Perbatasan

MOSKOW, HALUAN — Finlandia dan Rusia sepakat mengetatkan peraturan di perbatasan menyusul peningkatan jumlah pencari suaka yang mencoba masuk Uni Eropa melalui negara Nordik, Selasa (22/3). Hanya warga Finlandia, Rusia dan Belarusia dan keluarga mereka yang di­izinkan untuk menyeberang perbatasan.

“Tujuan larangan ini untuk mencegah imigrasi ilegal yang terorganisir,” kata Kantor Presiden Finlandia dalam per­nyataan. Mereka akan diizinkan melewati titik masuk Salla dan Raja-Jooseppi hanya dalam 180 hari kedepan.

Baca Juga : WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

Bagi pengungsi dan migran pencari suaka di Uni Eropa, perbatasan Arktik sejauh 833 mil ini adalah alternatif per­lintasan karena cuacanya yang hangat dan jalur selatan yang lebih ketat. Sekitar 1.000 pencari suaka masuk Finlandia dari Rusia dalam dua bulan terakhir.

Jumlah ini meningkat tajam mengingat jumlah pada sepanjang 2015 hanya 700 orang. Peraturan baru ini menjadi salah satu upaya pengendalian. Kesepakatan ini di­umumkan sehari setelah serangan teror di Brussels yang diklaim oleh ISIS.

Baca Juga : Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

Badan pengungsian PBB memprotes kesepakatan antara Uni Eropa dan Turki yang ingin memotong aliran pencari suaka ke Yunani. UNHCR mengatakan perjanjian ini membuat Yunani jadi pusat penahanan baru bagi pengungsi. “UNHCR tidak ikut serta dalam kesepakatan Turki-Uni Eropa, kami juga tidak akan terlibat dalam pemu­langan atau penahanan,” katanya. (h/rol)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:23:47 WIB

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah 'pusing'. Ini terkait pasokan vakin corona (Covid-19) yang adil ke seluruh dunia..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021)..
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 14:41:04 WIB

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19 Baru-baru ini sebuah penelitian di California melaporkan telah menemukan sampel dua varian virus Covid-19 yang bergabung menjadi versi virus corona. Mereka bermutasi, memicu peringatan bahwa pandemi mungkin memasuki fase baru.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 12:27:37 WIB

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal pembunuhan jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang akan segera dirilis, menyebutkan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menyetujui pembunuhan.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]