Napi LP Lubuk Basung Disebut Edarkan Narkoba


Kamis, 24 Maret 2016 - 04:17:30 WIB
Napi LP Lubuk Basung Disebut Edarkan Narkoba

Agam, Haluan — Kepolisan Resor Agam akan terus me­nindaklanjuti, pengakuan MH (38) tersangka kurir narkoba yang ditangkap, di Jorong Si­guhung, Kecamatan Lubuk Ba­sung, Senin yang menyebutkan adanya kerlibatan Napi Lapas Kelas II B Padang Lansano, Lubuk Basung  berinisial P diduga sebagai orang pengedali sabu dari dalam Lapas itu.

Kasat Narkoba Polres Agam, AKP Dodi Ependi, Selasa (22/3) mengatakan, kepada penyidik tersangka MH, mengaku bahwa dirinya men­jemput narkona jenis sabu dari dalam Lapas untuk di­edarkan keluar. Soal bagai­mana proses MH mendapatkan barang ha­ram tersebut didapat masih dalam proses pem­buktian.

Baca Juga : Jumlah Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 212 Orang

Ia menjelaskan, kasus ini masih dalam proses pe­ngem­bangan. Keterangan tersangka MH bakal terus didalami. Dalam pengakuannya ter­sang­ka menyebutkan kalau barang yang dimilikinya dikendalikan oleh salah seorang napi dari dalam Lapas berinisial P. Sej­auh ini dari hasil penyidikan polisi belum bisa dibuktikan dari ucapan tersangka. “ Saat ini kami masih memproses pembuktian dan pengakuan dari tersangka MH. Kita masih melakukan penyidikan secara mendalam. Pengakuan ter­sang­ka bahwa barang didapat dari Lapas Kelas II B Padang Lan­sano, Lubuk Basung, hing­ga saat ini proses penyidikan soal benar atau tidaknya ucapan tersangka perlu pembuktian,” katanya.

Ia menjelaskan, MH me­mang merupakan target, ter­sang­ka cukup lihai dalam melindungi dirinya dari jeratan pihak ke­polisian.  Oleh sebab itu ia yakin jika aksi tersangka menjemput barang bukan kali per­ta­ma. Apa­bila cukup bukti maka pihaknya bakal meng­kor­di­nasikan kepada pimpinan lapas untuk memeriksa P.

Baca Juga : Update Zonasi Covid-19 Kabupaten/Kota di Sumbar, Kota Padang Tunjukan Trend Baik dan Kabupaten Solok Dekati Zona Merah

Sementara Kalapas Kelas II B Padang Lansano, Lubuk Basung, Irwan tidak terlalu mengambil pusing jika warga binaannya disebut-sebut oleh tersangka yang tertangkap terlibat dalam bisnis barang haram itu. Ia juga tidak me­yakini sepenuhnya dengan hal terseut sebab kadang LP hanya dijadikan kambing hitam serta tuduhan pihak luar.

Menurutnya, mana ada ba­rang dari dalam, hanya ada barang tersebut datangnya dari luar. Ia mengaku sampai saat ini terus berupaya maksimal dalam melakukan pe­nga­ma­man terhadap warga binaan.  Sementara sekait kaburnya sejumlah napi pihaknya sampai saat ini masih melakukan pen­carian. (h/yat)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]