Irigasi Koto Tuo Tersumbat

360 Ha Sawah Terancam Kekeringan


Kamis, 24 Maret 2016 - 04:25:44 WIB

PADANG, HALUAN—Bencana banjir yang melanda  Kota Padang pada Selasa (22/3) kemarin, meninggalkan ma­salah  tersumbatnya saluran irigasi Koto Tuo di Kelurahan Koto Panjang.

Sedikitnya 360 hektar sawah masya­rakat, termasuk puluhan kolam ikan di kawasan tersebut terancam kekeringan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Surya Djufri Bitel Rabu (22/3),  melihat kondisi irigasi yang dipenuhi pasir dan sedimen yang memenuhi saluran irigasi sehingga air terhambat mengalir.

“Terancamnya sawah-sawah itu tentu juga akan mengancam perekonomian masyarakat, yang akan berimbas kepada kesejahteraan mereka. Ini perlu segera disikapi Pemko Padang,” katanya.

Menurutnya, akibat banjir yang me­lan­da kawasan itu Selasa (22/3), membuat bendungan jebol akibat derasnya aliran sungai Lubuk Minturun yang serta merta membawa material pasir, batu dan sedimen lainnya ikut masuk ke saluran irigasi. 

“Kondisi yang dilihat di lapangan saat ini, pengairan yang ada disitu tidak lagi efektif. Karena,  air yang masuk dari sungai maupun keluar tidak ada,” ujar­nya.

SEmentara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang  Zaharman menilai, meluapnya air yang menga­kibatkan banjir karena derasnya air dari hulu aliran Sungai Lubuk Minturun disertai pasang naik dari laut, sehingga debit air terlampau besar.

“Saluran yang ada  tidak lagi mampu menampung air yang ada. Itu yang membuat banjir  dan merusak saluran irigasi,” katanya.

Ia berharap,  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk segera memperbaiki saluran irigasi itu sece­patnya.(h/ade)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]