Jalan Korong Bisati Semakin Rusak Parah


Kamis, 24 Maret 2016 - 13:31:59 WIB
Jalan Korong Bisati Semakin Rusak Parah Kepala Korong Bisati, Azwar Anas Rabu kemarin memberikan tanda bahaya dengan daun kelapa agar pengguna jalan bisa menghindari jalan yang pecah akibat dihantanam banjir. (BUSTANUL ARIFIN) ?

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Jalan alternatif  dari Baliak Tampaik Korong Bisati menuju Limpato dalam Kenagarian Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman  semakin rusak parah.

Kerusakan  itu disebabkan tingginya curah hujan pada hari Senin dan Selasa kemarin yang mengakibatkan banjir, karena air hujan yang turun ditambah lagi meluapnya air sungai melalui irigasi yang tidak tertampung oleh irigasi yang ada disekitar persawahan masyarakat petani korong itu.

Akibatnya, gorong-gorong jalan itu pecah dan tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan roda empat. Hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua secara bergantian.

Kepala Korong Bisati, Azwar Anas kepada Haluan, Rabu (23/3) menyebutkan, kondisi sekarang ini jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, karena gorong-gorong yang biasanya untuk melalui air untuk persawahan petani itu pecah akibat hantaman airbanjir.

“Jadi, jalan alternatif yang biasa dilalui oleh anak-anak sekolah dan masyarakat serta petani untuk membawa hasil taninya menuju pasar tidak bisa dilewati, kerana hampir seluruh badan jalan itu rusak,” ujar Azwar Anas.

Dia menjelaskan, dengan kondisi jalan ini rusak, maka jalan dari Bisati menuju Limpato akan sangat jauh, karena harus melewati sekitar tiga puluh kilometer  dari yang biasanya hanya sekitar sepuluh kilo­meter.

“Banyak anak-anak sekolah berang­kat dari rumahnya dipercepat, karena harus melalui jalan yang  jauh menuju sekolah mereka, biasanya dekat melalui alternatif Baliak Tampaik ini,” terangnya.

Untuk itu katanya, atas nama masya­rakat tentu sangat mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk segera mungkin memberikan bantuan.

Untuk sekarang ini menurutnya, jalan yang pakai gorong-gorong tersebut harus diganti dengan jembatan mini. Kalau diberikan gorong-gorong lagi akan mubazir. “Sekarang ini harus dibuatkan jembatan mini. Masyarakat kami serta petani sangat mengharapkan perbaikan jalan ini dilakukan secepatnya,” harap Azwar Anas. (h/bus)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]