Alfa Zulmaini

Rutin Berkomunikasi dengan Anak


Sabtu, 26 Maret 2016 - 01:37:02 WIB
Rutin Berkomunikasi dengan Anak

Menyekolahkan anak di tempat yang berkualitas, mendaftarkan anak di berbagai les untuk mengasah bakat, serta beragam kegiatan yang dianggap dapat membuat anak menjadi orang hebat ternyata tidak cukup untuk membentuk karakter anak agar lebih baik.

Hal lain,  yang tidak kalah penting adalah men­jaga dan mempunyai cara komunikasi yang baik men­jadi kunci pokok untuk lebih dekat dengan anak.

Baca Juga : Beragam Tradisi Unik Masyarakat Adat Indonesia di Bulan Rajab

Hal tersebut,  disam­pai­kan Kepala Bidang Ke­luarga Sejahtera dan Pem­berdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Sumbar Alfa Zulmaini.

Namun,  yang terjadi selama ini orangtua tanpa sadar melewatkan hal kecil yang berdampak besar ter­ha­dap perilaku anak, adalah pola komunikasi.

Baca Juga : Ini Daftar Hewan Langka yang Perlu Kamu Lihat Sebelum Punah

Belajar dari hal tersebut, ia tidak ingin melakukan kesalahan dengan tidak mem­bangun komunikasi yang baik bersama anak-anaknya.

“Saya usahakan,  tidak ada jarak atau tingkat anta­ra orangtua dan anak. Ka­mi, berusaha memasuki dunia mereka, dan mencoba ada diposisi mereka. Agar,  mereka lebih terbuka, dan jika  sedang punya masalah atau  gembira maka orang pertama yang akan dicarinya ada­lah orangtuanya,” ung­kap lulusan Pasca Sarajana UNP Manajemen Pen­didi­kan Lingkungan ini.

Baca Juga : Berminat untuk Menjadi Penyelam? Ini Tipsnya untuk Pemula

Ketika,  anak sudah nya­man untuk terbuka de­ngan orangtua, maka mere­ka tidak akan mecari pela­rian lain apakah itu curhat di media sosial, curhat de­ngan temannya, atau bahkan yang paling buruk pelarian ke pergaulan dan hal-hal yang negative.

Untuk itu, ia selalu ber­usaha agar menjaga komu­nikasi yang intens dengan ketiga anaknya.

Baca Juga : Pembelajaran Ideal Anak saat Pandemi

Agar pembicaraan de­ngan anak-anak menyam­bung, ia berusaha untuk melek teknologi dan semua perkembangan yang ada saat ini.  Misalnya,  dengan me­nge­tahui apa saja isu, infor­masi yang hangat saat ini yang menjadi trend anak muda, dan termasuk per­kem­bangan teknologi saat ini.

“Kalau anak saya punya akun sosial, saya juga punya karena hal ini akan menjadi salah satu wadah untuk kami berkomunikasi, dan sekaligus untuk memantau perkembangan anak. Mi­salnya, dengan siapa ia ber­main, dan apa saja kegia­tannya bersama teman-te­mannya di luar rumah,” ulas istri dari Staf Ahli Bidang Hukum, dan Politik Pemko Padang Zabendri.

Ada dua bentuk ko­mu­ni­kasi, yaitu verbal (bahasa) dan non-verbal (bahasa tu­buh). Artinya, saat orangtua berbicara kepada anak, bu­kan hanya kata-katanya saja yang ditangkap oleh anak.

Untuk itu, dengan men­jadikan dirinya contoh bagi anak-anak akan mem­berikan pengajaran secara tidak langsung pada anak, agar bertutur kata dengan sopan dan santun termasuk juga dengan bahasa tubuh.

Meskipun ke tiga anak­nya bukan anak remaja lagi, seperti anak sulungnya Suci Putri Elza  lulusan S2 ITB yang sekarang sudah bekerja sebagai Konsultan Peren­cana di salah satu perusa­haan, dan anak keduanya Mega Mutia Elza  yang bekerja di Kemenkeu Pusat, dan si bungsu Siti Herdianti Elza yang sedang menye­lesaikan studi S2 nya di IPB jurusan Agribisnis. Na­mun,  ia tetap membangun komunikasi, apakah itu dengan berkunjung langsung maupun berkomunikasi dengan berbagai media yang tersedia saat ini.

Wanita kelahiran 18 Mai 1960 ini juga me­ngata­kan, faktor pembentuk uta­ma dan pertama karakter anak adalah keluarga.

Bila,  rumah sudah ber­fungsi sebagai tempat yang memberikan kesejukan un­tuk anak-anak, maka ke mana pun anak pergi, rumah tetap menjadi referensi uta­ma bagi anak.

Kesejukan itulah,  yang perlu dibangun oleh orang­tua melalui komunikasi tanpa kekerasan.

Saat anak memiliki ma­sa­lah, mereka tahu kemana harus berbicara.

Saat yang paling berpe­ngaruh bagi anak adalah,  sebelum anak mencapai usia balighnya karena pada masa itu anak masih mudah untuk berubah.

Namun, perubahan yang paling utama dan pertama harus berawal dari para orangtua. (*)

 

Laporan: RINA AKMAL

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 21 Februari 2021 - 13:33:23 WIB

    Beragam Tradisi Unik Masyarakat Adat Indonesia di Bulan Rajab

    Beragam Tradisi Unik Masyarakat Adat Indonesia di Bulan Rajab Masyarakat adat di Indonesia memiliki tradisi unik dalam menyambut momen-momen tertentu, salah satunya saat memasuki bulan Rajab..
  • Ahad, 14 Februari 2021 - 16:34:31 WIB

    Ini Daftar Hewan Langka yang Perlu Kamu Lihat Sebelum Punah

    Ini Daftar Hewan Langka yang Perlu Kamu Lihat Sebelum Punah Saat ini ada berbagai lembaga di seluruh dunia yang sedang mengupayakan penyelamatan terhadap hewan-hewan langka yang terancam punah. Meski begitu, daftar hewan langka mungkin tak akan habis, karena jumlahnya terus bertambah..
  • Ahad, 07 Februari 2021 - 19:13:51 WIB

    Berminat untuk Menjadi Penyelam? Ini Tipsnya untuk Pemula

    Berminat untuk Menjadi Penyelam? Ini Tipsnya untuk Pemula Menikmati pemandangan bawah laut memiliki kenikmatan dan keasyikan tersendiri. Beraneka ragam kehidupan berseliweran dalam perairan tersebut begitu memikat untuk ditatap dan disingkap kehidupan bawah laut tersebut yang sampai.
  • Senin, 01 Februari 2021 - 22:36:28 WIB

    Pembelajaran Ideal Anak saat Pandemi

    Pembelajaran Ideal Anak saat Pandemi Pandemi COVID-19 membawa dampak besar pada dunia pendidikan di Indonesia. Sebagian besar sekolah memutuskan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar online dari rumah..
  • Sabtu, 30 Januari 2021 - 11:17:10 WIB

    Nobody Wants To Be Stupid

    Nobody Wants To Be Stupid Seorang guru menyampaikan dalam rapat. “Kelas saya adalah kelas istimewa”. Mencoba mengangkat posisi , dan semua orang sudah mengira kata istimewa adalah konotasinya positif. Yang terbayang adalah anak-anaknya kreatif, ra.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]