Penting Disaat Genting

Pasar Baru-Alahan Panjang Dilanjutkan


Sabtu, 26 Maret 2016 - 01:46:02 WIB

PADANG, HALUAN — Tahun ini, pem­bangu­nan ruas jalan Pasar Baru-Alahan Panjang kembali dilanjutkan. Proyek stra­tegis Pem­prov Sumbar yang sempat terbengkalai itu, dilanjutkan pem­bangu­nannya dengan alo­kasi anggaran sebesar Rp6,7 miliar melalui APBD 2016.

Perbaikan ruas jalan Simpang Duku (Ketaping)-Pariaman juga dilanjutkan tahun ini, tepatnya di kawasan dermaga Tiram dengan anggaran Rp7,1 miliar. Namun pembangunannya masih menunggu kepastian Pemkab Padang Paria­man untuk pemanfaatan lahan yang bakal dijadikan badan jalan.

“Tahun ini, pembangunan ruas jalan Pasar Baru-Alahan Panjang dilanjutkan sepanjang 11 km yang belum tuntas. Sebelumnya pada 2014, pada lokasi ini sudah dilaku­kan land clearing. Jadi tahun ini dilanjutkan dengan pembangunan konstruksinya,” kata Kabid Pelak­sana Jalan dan Jembatan Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Indra Jaya saat dikonfirmasi Haluan, Kamis (24/3), di Padang.

Meski dilanjutkan lagi tahun ini, namun ruas jalan tersebut belum sempurna untuk dilewati. Karena untuk menuntaskannya dan bisa dilewati kendaraan, di­butuh­kan anggaran yang cukup besar. Jika ditotal jumlahnya sekitar Rp140 miliar lagi. Ter­masuk pem­bangu­nan sebuah jem­batan penghubung dari arah Pasar Baru. 

“Kita upayakan, dalam waktu 3 tahun ini bisa selesai sehingga dapat dilewati. Karena ruas jalan ini sangat strategis, terutama saat terjadi bencana di wilayah pesisir, maka distribusi logistis bisa dipa­sok melalui jalan ini,” katanya.

Jalur alternatif sepanjang 47 km ini, sudah lama dirintis Pemprov Sumbar. Namun kelan­jutan pekerjaan sempat ter­ken­dala karena memasuki kawasan hutan konservasi. Tetapi seiring waktu, maka masalah kawasan hutan itu bisa diselesaikan.

­Melalui SK Menteri Ke­hu­tan­an No.304/Menhut-II/2001 ter­tang­gal 9 Juni 2011, tentang perubahan peruntukan kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan di Sumbar, diakomodir 1 usulan Dinas Prasjal Tarkim Sumbar. Isinya, pembangunan jalan Alahan Panjang-Pasar Baru disetujui dan dapat dilanjutkan.

“Jalur Alahan Panjang-Pasar Baru itu mulai dikerjakan tahun 2011. Melalui APBD Sumbar dialokasikan anggaran Rp5,1 miliar untuk pembukaan trase jalan dan pembentukan grade (kelandaian ideal jalan),” katanya.

Tahun ini, lanjut Indra Jaya, juga dialokasikan anggaran untuk pembangunan ruas jalan Sim­pang Duku (Ketaping)-Pariam­an. Pembangunan jalan yang dikerjakan PT Rimbo Peraduan ini, merupakan pengalihan dari jalan semula yang terpakai oleh sekolah pelayaran.

Hanya saja, kelanjutannya masih menunggu kejelasan dari Pemkab Padang Pariaman untuk pemanfaatan lahan guna pele­baran jalan. Karena lahan masya­rakat yang terpakai, harus di­bebas­kan dulu. Sedangkan Pem­kab mengaku tak punya anggaran untuk itu.

“Jadi kita menunggu pem­bicaraan Pemkab dengan masya­rakat untuk mengizinkan kita melanjutkan pekerjaan jelang ganti ruginya dibayarkan,” terang Indra Jaya.

Pelebaran Jalan

Indra Jaya juga mengurai program strategis provinsi lain­nya, seperti pelebaran sejumlah jalan provinsi yang belum sesuai standar dan perbaikan jalan rusak berat. Misalnya di Sijunjung, ruas jalan Tanjung Ampalu-Sitangkai mengalami rusak berat. Per­baikan­nya memanfaatkan dana Rp8 miliar dan dikerjakan oleh PT Arpex Primadamor.

Begitu pula di ruas jalan Manggopoh-Padang Luar yang juga masih sempit. Ini akan kita lebarkan dengan anggaran Rp 10,6 miliar dan dikerjakan oleh PT. Anugrah Tripa Raya.

“Selain itu, juga pekerjaan jalan tembus Sawahlunto-Sijun­jung untuk memperpendek jarak kedua daerah. Begitu pula jalan tembus Talu-Lubuk Sikaping,” katanya. (h/vie)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]