Rakor Pemprov Sumbar

Banyak Bupati dan Wako Tidak Datang


Sabtu, 26 Maret 2016 - 04:19:33 WIB

PARIAMAN, HALUAN — Sebagian Bupati dan Walikota di di Provinsi Sumatera Barat enggan datang ke Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan pemerintah provinsi, padahal kegiatan tersebut penting untuk peningkatan pembangunan daerah.

Demikian diungkapkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Pariaman, Kamis (24/3). Dikatakatan, manfaat Rakor bukan saja untuk mengkoordinasikan rencana pembangunan daerah secara global, tetapibisa sebagai ajang pemecahan masalah yang ada di daerah tingkat II kabupaten/kota.

Gubernur menyebutkan juga, 100 persen biaya yang ada di provinsi sumbar, hanya 21 persen yang terpakai untuk pembayawan gaji pegawai, dan 79 persen lainya bisa dimanfaatkan untuk pem­bangunan yang ada di kota dan kabupaten di wilayah sumbar.

“Dana ini banyak dimanfaatkan oleh kabupaten dan Kota melalui pengajuan proposal, tapi sayang ketika rakor hanya sebagian kecil saja yang datang, kondisi masih menjadi persoalan utama bagi provinsi, “kata Gunbernur.

“Selain itu untuk bantuan alsintan, banyak daerah tingkat II tidak mengajukan proposal untuk peralatan pertanian ini, jadi kita sekarang di provinsi membuka kran, siapa cepat dia dapat,” katanya.

Irwan mengingatkan, dalam melakukan per­cepatan pembangunan daerah, kepala daerah harus ligat mendapatkan peluang untuk menggaet dana guna meningkatkan pembangunan, link ke provinsi dan ke pusat perlu dilakukan.

Selain itu, kepala daerah juga harus dapat menarik investor untuk berinvestasi di daerahnya. Kehadiran pihak swasta dalam mempercvepat pembangunan di daerah harus menjadi bidikan yang membuahkan hasil.

Kalau di provinsi, sebut gubernur, pelayanan untuk kegiatan investgasi sudah dilakukan satu pintu, dan langkah ini hendaknya dapat menjadi rujukan bagi daerah tingkat II yang belum.

Permudah langkah investor untuk berinvestasi di daerah, melalui permudahan pemberian fasilitas pengurusan menyangkut perizinan.

Gubernur Sumbar mengapresiasi tingkat pe­r­tumbuhan ekonomi kabupaten Padang Pa­riaman yang mencapai angka 7 persen. Karena pim­pinan atau kepala daerahnya rajin memanfaatkan peluang untuk kelancaran pembangunan daerahnya, tidak hanya ke provinsi, dan ke pusat tapi dalam menggaet investorpun bisa dibilang piawai untuk pembangunan dae­rahnya dengan sitem jemput bola. (h/tri)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]