Banjir Karena Drainase Tersumbat

Kadishut: Bukan Kerusakan Hutan


Sabtu, 26 Maret 2016 - 04:21:31 WIB

PADANG, HALUAN — Kepala Dinas Kehutanan  Kota Padang Dian Fakri menilai, dampak banjir yang terjadi saat ini bukan karena kerusakan hutan tapi dipicu curah hujan yang terjadi sangat tinggi jika dibandingkan dengan sebelumnya.

“Memang curah hujan yang tinggi, jadi tidak ada hu­bungan­nya dengan kerusakan hutan. Hutan kita sejak beberapa tahun terakhir tidak ada peru­bahan, bahkan tidak ada juga penebangan hutan secara liar. Kita kan dapat lihat, jika me­mang ada terjadi pen­ebangan kayu secara liar daerah mana dan lagi pula Padang kan juga kecil dapat saja dilihat,” ung­kapnya, kemarin.

Ia menjelaskan, ada bebe­rapa faktor yang dapat dilihat dari musibah banjir ini salah satunya sistim drainase yang masih belum baik, dan pem­buatan waduk yang hingga saat ini masih belum tuntas. Padahal menurutnya, secara logika kedua sistim ini sangat ber­pengaruh dalam menampung volume air hujan.

“”Drainase kita kan selama ini belum masih belum ter­tangani secara tuntas, makanya sampai sekarang jika terjadi saja hujan beberapa jam maka air akan dengan sangat cepat tergenang. Tapi jika drainase sudah lancar, tentunya air akan mengalir dan tidak meluber hingga ke jalan bahkan ke rumah-rumah,” ulasnya.

Termasuk juga normalisasi sungai yang hingga saat ini masih belum tuntas, yang me­nurutnya sangat dibutuhkan di Padang untuk meredam air.

“Jikalaupun ada diantara masyarakat yang menebang kayu untuk kebutuhannya sen­diri, saya rasa pengaruhnya tidak relevan. Yang jelas, coba sajalan kita berfikir secara logika apa sebenarnya yang mengakibatkan banjir ini,” ujarnya. (h/rin)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]