Wagub Sumbar Nasrul Abit: Hentikan Pemerasan di Lokasi Longsor


Sabtu, 26 Maret 2016 - 04:25:21 WIB

PADANG, HALUAN — Wakil Gubernur Sum­bar Nasrul Abit meminta masyarakat yang ada di lokasi longsor di Jorong Pisau Hilang, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok menghentikan aksinya meminta pungutan kendaraan yang macet. Karena perbuatan tersebut sudah tergolong melanggar pe­raturan.

“Saya harap masyarakat Pantai Cermin meng­henti­kan upaya pemungutan pa­da pengendara yang macet, karena bentuk pemerasan,” kata  Wagub Nasrul kepada media Kamis, (24/3).

Kondisi itu dialami sen­diri oleh mantan Penjabat Bupati Solok Selatan, Erizal Rabu (23/3) malam. Saat rombongan Erizal balik ke Padang, ternyata ada long­sor. Karena terjebak macet, ada sejumlah masyarakat meminta uang pada Erizal senilai Rp15 ribu sampai Rp20 ribu.

Nasrul Abit meminta masyarakat jangan mela­kukan pemerasan lagi. Ka­rena perbuatan tersebut sudah melanggar peraturan. Selain itu juga merugikan masyarakat pengguna jalan.

“Saya sudah komunikasi dengan Kepolisian dan TNI, saya tidak ingin praktik itu terus berlanjut,”ujarnya.

Nasrul, juga menilai lo­ng­sor pada titik yang sama seperti sengaja dikondisikan oleh oknum masyarakat. Karena jalan tersebut tidak pernah baik. Selain itu juga petugas dari Pekerjaan Um­um juga mendapatkan k­e­suli­tan saat untuk mem­perbaiki.

“Sekarang saya minta jalan tersebut diperbaiki, saya sudah koordinasi deng­an Polda,” ujarnya.

Longsor di jalan nasio­nal yang menghubungkan Kota Padang – Kerinci Pro­vinsi Jambi yang sempat tertutup longsor pada Selasa (9/2) di Jorong Pisau Hi­lang, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok kondisinya semakin parah dan susah dilalui kendaraan besar. (h/isr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]