Usai Dilanda Banjir

Sampah Menumpuk di Pantai Padang


Sabtu, 26 Maret 2016 - 04:26:37 WIB
Sampah Menumpuk di Pantai Padang Kondisi Pantai Padang usai banjir melanda Kota Padang beberapa hari lalu mengakibatkan Pantai Muaro Lasak dipenuhi sampah, Jumat (25/3) sore. (WINDA)

PADANG, HALUAN —  Ko­­n­disi Pantai Padang usai banjir melanda Kota Pa­dang, Selasa (22/3) lalu mengakibatkan tumpukan sampah memenuhi pinggir Pantai Muaro Lasak, Jumat (25/3) sore.

Akibatnya, pantai men­jadi kumuh dan pemand­ang­an menjadi tak sedap bagi pengunjung yang datang menikmati suasana pantai di saat libur mulai menyapa.

Pantauan Haluan, Ju­mat (25/3) sore, terlihat di sepanjang bibir pantai ka­wasan Muaro Lasak sam­pai bertumpuk dan menim­bulkan bau tidak sedap.

Banyak pengunjung yang mengurungkan niat singgah di khawasan tersebut karena sampah yang menggunung dan memenuhi di setiap bibir pantai. Sehingga, pe­ngun­jung tidak bisa menik­mati air laut bersama ke­luarga dan sahabat.

Salah seorang pe­ngun­jung Pantai, Adi (30) ber­sama temannya mengung­kapkan keprihatinan meli­hat kondisi pantai yang di­pe­nuhi sampah sudah be­berapa hari ini. Ia tidak bisa bermain pasir dan hanya bisa memandangi sampah yang menumpuk dan bau.

“Biasanya tidak seperti ini dan mungkin karena ban­jir jadi sampah menjadi me­num­puk. Tidak bisa ber­main air di pinggir pantai dan berharap pantai bisa cepat dibersihkan,” ungkapnya.

Sementara itu, saat di­kon­firmasi kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pa­ri­wisata Kota Padang, Medi menyampaikan sampah ter­­­sebut memang tugas Di­nas Kebersihan dan Dis­budpar. Untuk itu, pihak­nya dan tim Disbudpar su­dah mem­ber­sihkan sam­pah sejak Selasa (22/3) usai banjir melanda.

“Kita sudah empat hari ini membersihkan sampah yang sangat menggunung di pantai tersebut. Namun, tentu tidak bisa sekaligus bersih dan butuh proses. Bisa dipastikan beberapa hari ke depan pantai sudah kembali bebas dari sampah seperti sedia kala,” terangnya.

Dikatakannya, sampah yang menumpuk tersebut disebabkan banjir dan sam­pah-sampah yang berasal dari sungai datang sehingga dibawa ombak ke tepian pantai. “Sampah tersebut merupakan sampah dari masyarakat karena banjir. Itu yang sedang kita bersih­kan saat ini,” lanjutnya.

Medi mengimbau ke­pada masyarakat Kota Pa­dang supaya tidak mem­buang sampah ke sungai karena akan menyebabkan banjir dan sampah akan sampai ke pantai yang men­ye­babkan rusaknya ke­inda­han pantai.

Kemudian, Kepala Di­nas Kebersihan dan Per­ta­ma­nan (DKP) Kota Padang Afrizal melalui Kabid Ke­ber­sihan Deny Harzandi juga mengatakan bahwa sa­m­pah yang berada di tepi pantai bukanlah tugas dari DKP.

Namun, DKP akan turut membantu mengang­kat sam­pah yang berada di kontainer yang sudah di­masukkan ke dalamnya.

“Jika kita diminta maka akan langsung bergerak ke pantai. Saat ini kita sedang proses pembersihan di pe­ru­mahan warga yang ter­kena banjir karena sampah di sana juga menumpuk,” katanya. (h/win)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]