Bocah Hanyut Belum Ditemukan


Sabtu, 26 Maret 2016 - 04:33:53 WIB
Bocah Hanyut Belum Ditemukan Tim Search and Rescue dari Basarnas dan Marinir mencari korban hilang di Banjir Kanal, Gor Agus Salim, Padang, Jumat (25/3). Korban hilang bernama Tito (3) diduga terseret arus saat banjir di Parak Karakah, Padang, Selasa (22/3). (RIVO SEPTI ANDRIES)

PADANG, HALUAN — Ben­­cana banjir membawa duka yang mendalam bagi keluarga pasangan Dodi Asrianto (31) dan Elya Arahman (26) warga Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Betapa tidak, anak mereka yang hilang sejak empat hari yang lalu belum juga ditemukan hing­ga Jumat (25/3) petang.

Genifalko Dyazka alias Tito yang baru berusia tiga tahun dilaporkan hanyut oleh keluarga dan warga ke tim kebencanaan. Penca­rian sudah dilakukan, na­mun anak seorang anggota polisi tesebut belum juga ditemukan.

Baca Juga : Temui Mantan Wawako Padang Yusman Kasim, Hendri Septa Bicarakan Hal Ini

Pencarian Tito menyu­suri banda bakali mulai dari Jembatan Andalas hingga Pantai Padang oleh  oleh tim pencari dari berbagai unsur lapisan kebencanaan seperti Basarnas, BPBD, dan FKSB.

Tak ketinggalan juga dari jajaran TNI-Polri, khususnya tim Marinir TNI-AL Yon Marharlan II Padang juga ikut melakukan pencarian terhadap bocah ter­sebut pada Kamis (24/3) sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga : Bekas Atom Center Padang Disulap jadi Penampungan Anak Yatim

“Kami sengaja turun langsung mencari bocah tersebut dengan menerjunkan personel sebanyak 12 orang yang kami sebar ke beberapa titik dimulai dari jem­batan Andalas hingga ke Jem­batan Cimpago yang berada di Pantai Padang,” kata Komandan Kompi Markas Yon Marharlan II Padang, Kapten Marinir Rahmat Iskandar kepada Haluan.

Rahmat menambahkan, pi­hak­­nya sendiri menggunakan setidaknya enam unit peralatan tabung dan alat selam sebanyak tiga set sesuai dengan standar opera­sio­nal prosedur (SOP) dari TNI-AL.

“Tabung tersebut bisa diguna­kan oleh penyelam selama bebe­rapa jam tergantung penggu­naannya dan seberapa jauh pen­carian dilakukan. Selain itu, kami juga turunkan satu unit perahu karet dalam memudahkan pen­carian ini,” tambah Rahmat.

Sementara itu, pada malam harinya tim relawan dikejutkan dengan isu sudah ditemukannya Falko di kawasan Jembatan Ta­man Siswa (Tamsis). Mendengar hal tersebut, seluruh unsur kebenc­anaan dan tim dari TNI-Polri ikut terjun langsung me­nyisir lokasi tersebut.

Namun, informasi bertemu­nya Falko tersebut tidak benar meskipun tim dari Basarnas, Padang Baywatch, BPBD, FKSB, tim Marinir TNI-AL, jajaran Kodim 0312/Padang dan tim Sabhara Polresta Padang sudah berada di lokasi pencarian. Hing­ga pukul 21.00 WIB petugas tidak juga menemukan bocah malang tersebut.

Pantauan Haluan di lapa­ngan, banyaknya masyarakat yang menyaksikan pencarian tersebut membuat jalanan dari bebrbagai ruas sempat macet karena pena­saran dengan pencarian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian sendiri terhadap Falko sendiri sudah memasuki hari ke-4. Selanjutnya tim  tetap mela­kukan pencarian. (h/mg-adl)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]