Penataan PKL Area CFD Masih Terkendala


Senin, 28 Maret 2016 - 02:50:18 WIB

PEKANBARU, HALUAN — Rencana untuk menata Pedagang Kaki Lima di area Car Free Day (CFD), sejauh ini belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, meski surat sudah dilayangkan untuk memakai halaman di tiga lokasi, namun hingga Minggu,(27/3), belum didapatkan jawaban.

“Sampai hari ini, kita belum dapatkan jawaban dari instansi terkait tentang surat yang sudah kita layangkan untuk meng­gu­nakan halaman tiga lokasi ber­jualan para pedagang. Lokasi itu diantaranya, halaman kantor Dhar­ma Wanita Riau, halaman gedung LAM, dan parkiran GOR Tribuana. Kalau sudah ada ja­waban atau izin, kita rencanakan para pedagang untuk berjualan disana, agar tak mengganggu kenyamanan dari masyarakat yang berolahraga ditiap hari Minggu,” kata Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Zul­fahmi Adrian, Minggu,(27/3).

Meski demikian, Zulfahmi me­nga­takan, sejak dua pekan dilakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif, kesadaran para pedagang semakin meningkat. Dibuktikan dengan berkurangnya PKL yang berjualan di area CFD saat ini, sembari me­nunggu jawaban dari dinas terkait untuk menggunakan tiga lokasi yang disebutkan.

Kepada para pedagang, Zu­l­fahmi juga menegaskan, sudah mengeluarkan Surat Edaran yang meminta pedagang untuk tidak lagi berjualan diarea CFD, di Jalan Diponegoro. Untuk mengembalikan fungsi sesungguhnya dari CFD sebagai tempat berolahraga ma­sya­rakat yang bebas dari PKL dan kendaraan.

“Untuk sementara para ped­a­gang bisa berjualan di jalan-jalan akses yang berada dekat areal CFD seperti, di Jalan Amal Hamzah, Lingga,  Ronggo Warsito, Rupat, Siberut, Sambu, dan Jalan Dip­o­negoro XI. Tapi juga diperbolehkan hanya selama kegiatan CFD sa­ja.Mulai pukul 06.00- 09.00 WIB, berlaku sejak 27 Maret 2016 hingga seterusnya,” tandas Zulfahmi.

Sebelumnya, permasalahan maraknya PKL di area CFD sudah dibahas bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah dan instansi terkait, Jumat,(18/3). Dipimpin Asisten I, Bidang Pemerintahan, Dastrayani Bibra, menyimpulkan, untuk kawasan itu akan dik­em­balikan fungsinya kesemula.

“CFD ini sangat dibutuhkan masyarakat, bisa dilihat semakin ramai yang mendatangi area di tiap minggunya, ditambah dengan kegiatan serupa didua tempat, stadion utama dan stadion Rum­bai. Fungsinya harus dikem­ba­likan seperti semula, agar ma­syarakat menjadi nyaman, tak terganggu karena disesaki para pedagang. (hr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]