Pacu Kuda di Bukit Ambacang

Dibanjiri Ribuan Pengunjung


Senin, 28 Maret 2016 - 03:18:54 WIB
Dibanjiri Ribuan Pengunjung Ribuan warga memadati Gelanggang Pacuan Kuda Bukit Ambacang untuk menyaksikan Pacu Kuda Bukittinggi Wisata & Tradisional 2016, yang digelar selama dua hari. (RUDI GATOT)

BUKITTINGGI, HALUAN — Ribuan warga memadati Gelanggang Pacuan Kuda Bukit Ambacang menyaksikan pergelaran pacu kuda Bukittinggi Wisata dan Tradisional yang digelar oleh Pengurus Cabang (Pengcab) Pordasi Bukittinggi- Agam di Gelanggang Pacu Kuda Bukit Ambacang, Sabtu dan Minggu (26-27/3) kemarin.

Pacu Kuda Bukittinggi Wisata & Tradisional 2016 yang di ikuti sebanyak 77 ekor kuda pacuan dari Ko­ta/Kabupaten di Sumbar serta dari Riau dan Aceh, memperebutkan total ha­diah sebesar Rp125 juta. Pergelaran ini dibuka se­cara resmi oleh walikota Bukittinggi Ramlan Nur­matias, Sabtu (26/3).

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias me­nyam­paikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepa­da Pordasi Sumbar dan Pengcab Pordasi Bukit­tinggi-Agam yang melak­sanakan kembali perge­laran Pacu Kuda bergensi di Gelanggang Pacuan Ku­da Bukit Ambacang.

Kegiatan pacu kuda yang dilaksanakan, selain dapat meningkatkan kunju­ngan wisata, baik lokal maupun dari luar daerah,  juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di sekitar arena perlombaan. Melalui event ini menjadi langkah awal bagi pecinta kuda dari ber­bagai Kabupaten dan Kota dalam mengembangkan olahraga pacuan kuda di level-level yang lebih tinggi.

“Pacu Kuda Bukittinggi Wisata dan Tradisional  yang digelar oleh Pengcab Pordasi Bukittinggi-Agam juga diharapkan akan me­la­hirkan joki muda ber­bakat. Kedepannya kita juga berharap agar gelang­gang pacu kuda Bukit Am­bacang dapat dikem­bang­kan menjadi gelanggang pacuan kuda berstandar nasional, sehingga kita bisa menggelar lomba dengan skala yang lebih luas lagi,” harap Ramlan.

Ketua Pelaksana Pacu Kuda Bukittinggi Wisata dan Tradisional Yontri­mansyah mengatakan, 77 ekor Kuda yang ikut dalam pacuan ini diantaranya terdiri dari  35 Kuda dari Bukittinggi-Agam, 19 kuda dari Payakumbuh-50 Kota, 5 kuda dari Batusangkar/Tanah Datar, 5 kuda dari Padang Panjang, 4 kuda dari Sawahlunto, 3 kuda dari Padang, 3 kuda dari Propinsi Riau Dan 2 kuda dari Propinsi Aceh.

Even yang digelar me­ru­pakan agenda ta­hunan dari Pordasi Sumbar  da­lam mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai lokal budaya melalui olah­raga pacuan kuda sebagai akses budaya daerah. Ke­giatan ini diharapkan mam­pu melahirkan joki joki muda berbakat sekaligus  dapat mengairahkan kem­bali para peternak-pe­ter­nak kuda  dan kuda-kuda pacu di Sumbar.

“Kuda-kuda pacu di Sumbar sudah banyak yang berprestasi di tingkat nasi­onal. Sebab kuda pacu di sumbar ini merupakan ku­da jenis Throuloghbred ge­nerasi ke lima dari kuda hasil perkawinan antara kuda  lokal dengan kuda luar negeri. “Namun untuk menyelanggarakan pacu kuda tingkat nasional kita tidak bisa melaksanakan­nya karena Gelanggang pacuan kuda Bukit Amba­cang belum memenuhi stan­dar nasional,” Kata Yontrimansyah. (h/tot)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 18 September 2018 - 13:09:50 WIB

    Dibanjiri Wisatawan, Jembatan Lubuak Tano Terpanjang di Padang Pariaman

    Dibanjiri Wisatawan, Jembatan Lubuak Tano Terpanjang di Padang Pariaman Jembatan Lubuak Tano merupakan jembatan terpanjang di Kabupaten Padang Pariaman yang dibiayai APBD Padang Pariaman. Jembatan ini juga mulai ramai dikunjungi wisatawan..
  • Kamis, 14 September 2017 - 02:06:47 WIB

    Atos Pratama Dibanjiri Berita Hoax

    Atos Pratama Dibanjiri Berita Hoax PASAMAN, HALUAN - Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama mengaku sedih dan menyayangkan banyak pihak menyerang dirinya secara pribadi di media sosial, khususnya Facebook dan grup Whatsapp, akhir-akhir ini. .
  • Kamis, 11 Februari 2016 - 14:32:54 WIB

    Perayaan Khatam Sungai Durian Dibanjiri Perantau

    PAYAKUMBUH, HALUAN - Perayaan Khatam Quran di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Latina, menjadi media pemersatu warga setempat dengan perantau. Pasalnya, puluhan perantau banyak yang pulang kampung menghadiri iven religi dua.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]