Rumah Sakit Harus Siap Melayani Masyarakat Miskin


Senin, 28 Maret 2016 - 03:19:54 WIB
Rumah Sakit Harus Siap  Melayani Masyarakat Miskin GUBERNUR Sumbar, Irwan Prayitno menandatangani Prasasti Gedung Multazam RS Islam Ibnu Sina Bukittinggi dan Prasasti Gedung Jabal Nur RS Islam Ibnu Sina Padang, akhir pekan lalu. (YURSIL)

BUKITTINGGI, HALUAN — Rumah sakit mempunyai fungsi sosial dalam mem­berikan pelayanan kese­hatan kepada masyarakat. Oleh karenanya rumah sakit wajib memberikan pela­yanan kepada masyarakat miskin yang tidak mampu tanpa ada perbedaan pela­yanan, pertolongan pasien gawat darurat tanpa uang muka, penangganan korban bencana dan kejadian luar biasa serta pelayanan kelas III yang memadai.

Hal terebut disampaikan Direktur Pelayanan Kese­hatan Rujukan Kemen­teri­an Kesehatan RI dr. Tri Hesty Widyastoeti Marwo­tosoeko, Sp. M saat mem­berikan sambutan pada pe­resmian Gedung Multazam RS Islam Ibnu Sina Bu­kittinggi dan Gedung Jabal Nur RS Islam Ibnu Sina Padang, akhir pekan lalu.  

Ia berharap rumah sakit dapat memberikan per­ha­tian kepada masyarakat miskin yang tidak mampu. Saat ini katanya, banyak masalah dan tantangan da­lam pemyelenggaraan ru­mah sakit antara lain, masa­lah SDM, perlengkapan maupun keterbatasan dana yang tersedia.

Oleh karena itu, pe­nye­lenggaraan rumah sakit mem­butuhkan pengelolaan yang sebaik-baiknya menuju ke­man­dirian dengan mem­per­ha­tikan semua aspek kepen­tingan dan berusaha menge­rakkan potensi yang  ada.

Selain itu, rumah sakit perlu memperhatikan pe­ren­canaan dalam mem­beri­kan pelayanan medik prima yang artinya, rumah sakit lebih peka dan fokus men­jawab kebutuhan masya­rakat, kompotetif dalam mengikuti ilmu pengeta­huan dan tekhnologi ke­dokteran namun tetap efekt­if dan efisien.

“Saya yakin dan percaya pimpinan rumah sakit dan segenap jajarannya dapat menjawab tantangan-tan­tangan tersebut. Saya ber­harap agar rumah sakit Ibnu Sina Padang dan Ibnu Sina Bukittinggi selalu mening­katkan mutu pelayanan me­lalui akreditasi rumah sa­kit,” harapnya.

Sementara itu, Gu­ber­nur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno, Psi. MSc menga­takan mengelola sebuah rumah sakit jangan meng­harapkan keuntungan atau deviden. Karena keun­tu­ngan dari rumah sakit akan dikembalikan lagi ke rumah sakit untuk melengkapi sa­ra­na dan prasarana, teru­tama perlengkapan alat-alat kedokteran yang kian ber­kembang dan canggih.

“Pemprop Sumbar saat ini mempunyai empat ru­mah sakit, nggak ada kami menerima deviden tiap ta­hun. Untung-untung tapi keuntungan itu, kami kem­balikan lagi ke rumah sakit untuk pengembangan,” kata Irwan.

Ketua Umum Yayasan Rumah Sakit Islam Yarsi Sumbar Dr. H. Zainul Dau­lay, SH, MH, memberikan apresiasi kepada Walikota Bukittinggi karena dinilai selama ini telah ikut mem­bantu memberikan fasilitas IMB untuk pengembangan pembangunan RS. Islam Ibnu Sina Bukittinggi.

Ada lima buah RS Islam Ibnu Sina di Sumbar ka­tanya, kedepan rumah sakit ini akan semakin berkem­bang dan diyakini rumah sakit ini bisa memberikan pelayanan kepada masya­rakat, sejalan dengan prog­ram-program kesehatan yang dicanangkan oleh pe­me­rintah.

“Kehadiran RS Islam Ibnu Sina ini selain melayani kesehatan masyarakat juga merupakan sebagai media dakwah bagi pendiri rumah sakit ini dahulunya,” ungkap Zainul Daulay. (h/ril)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]