Pedagang Ditodong Senpi


Senin, 28 Maret 2016 - 14:59:48 WIB

AROSUKA, HALUAN — Kabupaten Solok masih jadi sasaran empuk bagi rampok. Beberapa peristiwa yang terjadi sejak enam bulan terakhir dan belum terungkap, berulang Jumat (25/3) lalu. Hingga ke­marin, pelaku masih buron dan petugas belum mengantongi identitas pelaku yang jumlahnya mencapai lima orang.

Informasi yang  diterima Haluan dari  Kapolres Arosuka Solok AKBP Reh Ngenana melalui Kasat Reskrim AKP Budi Satria menyebutkan, kejadian naas yang menimpa korban Eri Endah, 38, warga Jorong Pengaliankayu, Nagari Alahan­

panjang, Kecamatan Lembah­gumanti ini terjadi hari Jum’at (25/3) lalu di rumah milik kor­ban sendiri.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wib, saat korban Eri tengah duduk sambil menghitung uang hasil dagangannya bersama keluarganya Yulianbril dan Elva Sisdayani. Tiba-tiba, sekelompok orang yang menurut pengakuan korban berjumlah 5 orang datang ke kediamannya.

Tanpa basa-basi, para tersang­ka itu langsung menodongkan pistol ke arah korban. Tak hanya menodong, para tersangka ini juga mengamuk dan berulangkali menendang Ketiga korban.  Untuk menghindari kecurigaan tetangga, pelaku mengikat kor­ban sekaligus menutup mulut para korban dengan plaster.

Dengan sigap, para pelaku mengacak se isi rumah dan ber­hasil membawa kabur uang tunai korban lebih dari Rp20 juta. Dengan rincian, Rp12,3 juta uang di atas meja usai dihitung di­gondol pelaku.

Begitu juga uang Rp1,7 juta yang berada di dalam saku celana korban Eri dan Rp7,5 juta dirampas dari saku celana Yulianbril. Tak berhenti di situ, sebelum melarikan diri, para tersangka juga membawa lari satu unit mobil Suzuki APV Pick-Up warna hitam BA 8249 HN milik korban Eri.

Pihak Mapolres sendiri me­ngaku, masih melakukan pe­ngem­bangan dan memburu para pelaku rampok terkait kasus tersebut. “Sampai hari ini, jajaran Polsek Lembahgumanti maupun jajaran Polres Arosuka belum mengantongi identitas pelaku,” terang Kasat Reskrim AKP Budi Satria, kemarin, (27/3).

Sebelumnya, dua orang yang diduga pelaku pencurian mobil Pick Up L 300 yang tenggarai telah dicuri di daerah panyakalan Kec. Kubung Kab. Solok berhasil diamankan oleh petugas polsek Sijunjung. Kedua pelaku itu adalah Yudi Ansyah (38)yang mengaku warga Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi dan Midun Zaima­wardi, (25) warga Kelurahan Jelutung Kecamatan Jelutung Kota Jambi.

Penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan yang dite­rima petugas di Mapolsek Ku­bung dari warga jorong Halaban Nagari Panyakalan Kec. kubung Kab Solok pada hari Selasa (22/3) yang melaporkan telah terjadi pencurian terhadap mobilnya  sebuah mobil mitsubishi L 300  BA 8247 PE sekitar pukul 05.00 wib dengan Nomor laporan LP/ 40 / III / 2016.

Kronologis penangkapan ini berawal saat para tersangka akan membawa Mobil L 300 tersebut ke Kota Jambi, namun setiba­nyanya di SPBU muarokalaban salah satu keluarga Korban meli­hat mobil tersebut kearah Kabu­paten Sijunjung. 

Keluarga kor­ban tersebut kemudian mengi­kuti serta memberitahukan ke­pada anggota Polsek Sijunjung terdekat. Setelah melakukan pengejaran anggota Polsek dan dibantu oleh masyarakat berhasil meringkus pelaku di Jorong Muaro Takuang Nagari Muaro Takuang Kec. Kamang Baru Kab. Sijinjung.

Dari hasil pemeriksaan petu­gas, kedua tersangka yang ditang­kap Rabu lalu itu mengakui bahwa mobil yang dibawanya merupakan barang curian yang disikatnya dari daerah kec. Ku­bung Kab. Solok.

Penangkapan kedua pelaku ini kemudian dila­porkan kepada petugas di Ma­polsek Kubung, dan keesokan harinya, petugas opsional dari mapolsek Kubung menjemput kedua tersangka dan diamankan di mapolres solok untuk pe­ngembangan lebih lanjut. “Saat ini kedua pelaku masih dalam proses penyidikan. Kita masih kembangkan, apakah mereka termasuk jaringan bandit lintas sumatera,” kata Kasat Reskrim AKP Budi Satria. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]