RPJMD Agam Berbasis Ekonomi Kreatif


Selasa, 29 Maret 2016 - 03:37:21 WIB
RPJMD Agam Berbasis Ekonomi Kreatif

Agam, Haluan — Pemerintah Kabupaten Agam akan terus konsisten dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis pemberdayaan masyarakat sebagai program unggulan RPJMD Pemerintah Kabupaten Agam dilima tahun ke depan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Agam, Indra Catri saat rapat persiapan pencanangan Gerakan Pendidikan Pem­berdayaan Perempuan Mar­jinal (GP3M) tahun 2016, di rumah Dinas Bupati setem­pat, Senin (28/3).

Baca Juga : Jumlah Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 212 Orang

Dikatakannya, sebuah da­e­rah dapat melakukan bran­ding dengan menjual keung­gulan dan keistimewaannya menjadi sebuah daya tarik atau brand image. Menu­rutnya, dalam Memenangkan sebuah kompetisi dalam kon­sep city branding, sebuah daerah harus memiliki ciri khas dan keunggulan yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya.

Keunggulan tersebutlah yang kan terus digali. Con­tohnya, Kecamatan Ampek Angkek, membranding pro­duk unggulannya,dengan mem­promosikan produk sula­man tangan sebagai salah satu produk kebanggaan Ampek Angkek.

Baca Juga : Update Zonasi Covid-19 Kabupaten/Kota di Sumbar, Kota Padang Tunjukan Trend Baik dan Kabupaten Solok Dekati Zona Merah

Kekayaan tersebut nan­tinya jika dikembangan secara konsisten akan meng­angkat citra sehingga menda­patkan brand positioning.

Kemudian masyarakat Am­­pek Koto yang dikenal dengan kerajinan perak dan kuliner gulai itiak lado hijau, begitu juga dengan wilayah lain. “ Kita menginginkan masyarakat mampu beri­no­vatif untuk melahirkan pro­duk-produk baru yang sesuai dengan selera pasar dan per­kem­bangan zaman, sehingga produk-produk yang dijual selalu laku dan diterima oleh selera pasar,” jelasnya.

Menurutnya, dibutuhkan kejelian dalam membaca ke­butuhan konsumen serta bisa menciptakan kemasan produk yang lebih menarik dan me­miliki ke khasan dari produk unggulan tersebut sehingga bisa bersaing dengan komoditi lain. Bupati menambahkan, persaingan dalam berdagang hal biasa, namun bagaimana produk-produk bisa laku di pasaran.

“Saat ini kita memasuki masyarakat ekonomi asia atau pasar besar tentunya ini se­buah peluang sekaligus tan­tangan bagi kita agar produk-produk dalam negeri bisa bersaing dengan komodi dari luar,” jelasnya. (h/yat)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]