Perbaikan Infrastruktur Pascagempa

Pemko Harapkan Bantuan BNPB


Selasa, 29 Maret 2016 - 03:50:48 WIB

PADANG, HALUAN — Banjir yang menerjang Kota Padang beberapa waktu lalu merobohkan jalan dan jembatan. Sementara anggaran untuk perbaikan jembatan yang rusak belum ada. Pemko mengharapkan bantuan dari Badan Nasional  Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini belum ada yang datang.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam ke­bakaran (BPBD-BK) Dedi Henidal kepada Haluan, Senin (28/3), hingga saat ini belum ada bantuan per­baikan infrastruktur yang rusak. Namun, pihaknya sudah membuat jembatan darurat di Pasia Nan Tigo.

“Sudah bisa dilewati sepeda motor. Tapi kalau mobil belum,”kata Dedi.

Jembatan darurat di­bangun oleh Pemko Padang dengan dana talangan atau pinjaman. Untuk pengajuan kerugian dan kerusakan infrastruktur pihaknya su­dah mengajukan ke BNPB. Dengan begitu Pemko ber­harap ada bantuan sehingga jembatan yang rusak diper­kirakan tiga unit itu bisa diperbaiki.

“Kalau tidak terpaksa kita ajukan dengan anggaran kita, APBD Kota Padang. Itupun menunggu di ang­garan perubahan atau di tahun berikutnya,”terang Dedi.

Pemko Padang mem­prediksi kerugian akibat gempa mencapai Rp30 Mi­li­ar lebih. Paling dominan kerugian infrastruktur baik jalan maupun jembatan.

Sementara itu, Kepala PU Kota Padang Fatriar­man mengaku belum ada anggaran khusus untuk me­nangani bencana dari PU. Sebab, di bulan Maret ini anggaran tinggal pencairan saja dan proyek tender se­dang proses. Jadi tidak bisa dipastikan anggaran untuk perbaikan jembatan rusak akibat gempa ada di PU.

“Makanya kita katakan kerusakan karena bencana tidak bisa kita akomodir ditengah jalan saja seperti ini. Mata anggaran kita jelas, drainase anggaran berapa, betonisasi dan lain seba­gainya,”kata Fatriarman.

Ia menambahkan, bia­sanya kerusakan akibat ben­cana akan dibantu oleh BNPB. Tetapi, sejauh ini pihaknya tidak mengetahui itu. Karena yang menangani adalah BPBD -BK.”Mudah-mudahan nanti ada bantuan BNPB melalui BPBD-BK,” jelasnya.

Terkait dengan jembatan Pasia Nan Tigo yang cepat ambruk karena diterjang banjir menurut tidak bisa menyalahkan siapapun. Wa­laupun banyak yang menilai kerusakan karena p­e­nger­jaan proyek asal-asalan. Karena banjir yang terjadi cukup parah dan kekuatan dari aliran air sungai juga kuat. Apalagi, dia sebagai orang baru di PU Kota Padang.

“Bencana seperti banjir itu tidak bisa kita menya­lahkan siapapun. Airnya deras dan terjangan ban­jirnya luar biasa, bisa saja jembatan ambruk karena air itu,”katanya lagi.

Terkait dengan per­nya­taan Mahyeldi bahwa penye­bab banjir salah satunya karena jalan dibeton dan drainase yang tersumbat. Menurut Fatriarman info itu belum dia terima.

“Nantilah saya cek, apa benar seperti itu,”tuturnya lagi.

Selain itu Dinas Peker­jaan Umum mempri­oritas­kan penuntasan pembangu­nan jalur evakuasi dan miti­gasi bencana pada tahun 2016. Keseriusan Pemko terlihat dengan diang­gar­kannya pembangunan jalur evakuasi dan mitigasi ben­cana senilai Rp106 miliar. Anggaran sebesar itu sudah termasuk dari dana APBN. Tahun 2016 pihaknya ber­konsentrasi terhadap pe­nuntasan jalur evakusasi, perbaikan drainase dan perbaikan tebing meng­antisipasi longsor.

“Anggaran senilai Rp­106 miliar ini diambil dari pusat dan ditambah dengan dana pendamping dari AP­BD Kota Padang,”tuturnya lagi.

Khusus perbaikan drai­nase, Fatriarman meng­ung­kap­kan juga telah meng­anggarkan sebesar Rp20 miliar. Perbaikan tidak bisa dilakukan setengah-sete­ngah. Perbaikan akan dila­kukan di titik-titik yang telah ditentukan. Secara berlahan drainase akan di­per­baiki secara bergiliran.

PU Kota Padang juga menargetkan kawasan pe­mukiman penduduk tidak lagi kumuh itu pada tahun 2019. Sebab, inilah yang kerap menjadi penyebab utama tidak normalnya pe­nga­iran, dan kerap meng­undang banjir kala hujan lebat. (h/ows)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]