Sokong Pembangunan

Pertisipasi Warga Pariaman Tinggi


Rabu, 30 Maret 2016 - 03:19:36 WIB

PARIAMAN, HALUAN —Par­ti­sipasi warga menunjang laju pembangunan Kota Pariaman cukup tinggi, tapi menyangkut soal tanah yang terkena dam­pak rencana pembangunan tetap agak riskan. Namun se­mua itu tetap bisa terselesaikan dengan musyawarah dan mufakat.

Contoh, tanah masyarakat yang sudah tinggal sedikit dikurangi lagi untuk pem­ba­ngu­nan jalan, masyarakat mau saja. Melihat kondisi ini, pe­me­rintah kota tak sampai hati, maka muncullah istilah ganti rugi kepada warga.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman, Muliawan lebih lanjut menjawab  Haluan, Ju­mat (25/3) menjelaskan,  bahwa pekerjaan infrastruktur pem­bangunan fisik seperti jalan, trotoar selama tahun 2015 dapat dilaksanakan dengan tuntas. Termasuk pekerjaan perawatan dan peningkatan jalan juga tak beda, selesai dilaksanakan.

Infrastruktur tahun 2015, ada di bidang jalan dalam bentuk pekerjaan peme­li­hara­an jalan, peningkatan jalan dan pembangunan trotoar.

Tahun 2015, infrastruktur jalan dengan DAK ada pada 9 ruas, dengan nilai Rp8,5 miliar dikerjakan tuntas dan tersebar di Kota Pariaman. Contoh, dekat SMP 8 Tungkal, Simpang Lapai-Talago Sariak, Koto Mandakek-Mesjid Raya Cu­ba­dak Mentawai.

Total panjang jalan 9 ruas yang dikerjakan itu lebih ku­rang 8,22 Km pekerjaan dengan sitem pemeliharaan periodik.

Sementara peningkatan jalan dengan dana APBD ta­hun tahun 2015 telah dilaksana­kan diantaranya  di Simpang Lapai-toboh Palabah sepanjang 1 Km, 1,1 Km. Pembangunan jalur dua simpang toboh pala­bah lebih kurang 200 meter.

Begitupun dengan jlaur dua di Nareh 1 – Dinkes sepanjang 1 Km, juga sudah dikerjakan spanjang 1 K, dan peningkatan jalur dua di lingkungan ter­minal jati dan ujuang batuan, Marabau dan Pasa Hilalang, 1, 56 Km. Pembangunan lainya seperti trotoar, di Simpang Padusunan-Padang Kajai 2 Km kiri kanan jalan. Semua itu merupakan upaya pemerintah Kota Pariaman untuk pem­bangu­nan infrastruktur.

Dalam pelaksanaan pe­kerja­an di lapangan  memang ditemui kendala, tapi bisa diatasi dan persoalan yang ditemui itu tidak menghalangi lajunya pekerjaan pembangunan.

Bentuk masalah itu me­liputi, sejak dari pembebasan lahan sampai kepada kerja rekanan yang melempem de­ngan berbagai alasan. Tapi semua itu toh akhirnmya bisa diatasi dan tanpa menghalangi pekerjaan yang akhirnya tetap tuntas.

Selama pekerjaan infra­struk­tur tahun 2015, tidak ada perusahaan atau rekanan yang diblacklis, tak ada kata Mulia­wan, tapi yang kena denda ada, lebih kurang 3 perusahaan.

Denda itu dikenakan ka­rena kelalaian pekerjaan arti­nya menyangkut waktu pelak­sanaan pekerjaan tak tercapai sesuai kontrak kerja, kurang waktu tidak on schedule.

Anggaran kegiatan Bidang jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman tahun 2016 bila dibanding tahun 2015, meningkat.

Tahun 2015 bidang ini da­pat anggaran Rp29,321 Milyar, tahun sekarang (2016) menjadi Rp61 Milyar lebih kurang. Total dana infrastruktur  tahun 2015  yang ada dibidang jalan dalam bentuk pekerjaan pe­meliharaan jalan, peningkatan jalan dan pembangunan tro­toar. (h/tri)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]