11 Tahun Gempa dan Tsunami Samudera Hindia

BPBD Pariaman Gelar Seminar Budaya


Rabu, 30 Maret 2016 - 03:20:29 WIB
BPBD Pariaman Gelar Seminar Budaya WAKIL Walikota Pariaman, Genius Umar ketika memperhatikan materi yang disajikan dalam sosialisasi yang bertajuk cerita bergambar (kamishibai) di Balairung Pendopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Sabtu (26/3).

PARIAMAN, HALUAN — Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Kota Pariaman bekerjasama deng­an Embassy Of Japan me­ng­gelar seminar budaya terkait 11 tahun gempa dan tsunami Samudera Hindia dalam so­siali­sasi yang bertajuk cerita bergambar (kamishibai) ter­hadap siaga bencana yang bertempat di Balairung Pen­dopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Sabtu (26/3).

Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, membuka so­sialisasi ini, didampingi Sekre­taris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Kadisdikpora, Kander.

Peserta, siswa-siswi dari SMP/MTs se-Kota Pariaman sebanyak 10 orang/sekolah, SMA/SMK/MA 10 orang/sekolah, SMAN Kota Paria­man 20 orang dan SMKN 3 Kota Pariaman 20 orang, narasumber Yoko Takafuji Peneliti dari Pusat Kajian Wilayah Asia Rikkyo Uni­versity Jepang.

Pada kesempatan tersebut Genius Umar mengatakan, Negara Jepang merupakan negara maju dalam hal ma­na­jemen atau pengelolaan ben­cana, namun pengelolaanya tidak meninggalkan hal yang tradisional ataupun moderen sehingga Jepang sangat arif dalam pengelolaan bencana, hal inilah yang menjadi dasar metode sosialisasi dilakukan, dan berharap pihak Jepang mau membantu Pemkot Pa­ria­­man dalam upaya b­eker­ja­sama dengan melakukan studi banding terhadap para pe­serta untuk sosialisasi ke langsung Jepang.

Terdapat beberapa cara menyikapi tentang disiplin ilmu dalam upaya peringatan dini terhadap suatu bencana, langkah tersebut yakni, dipe­lajari, dipahami dan dibahas dalam studi ilmu pengem­bangan penanggulangan ter­hadap bencana.

Mengikuti sosialisasi, me­m­berikan wawasan dan pe­nge­tahuan dalam melewati bencana yang entah kita tahu kapan datangnya, jelas Wa­wako Pariaman.

 Tujuan Sosialisasi untuk memberikan pendidikan siaga bencana kepada kita di Indo­nesia. Karena kita menyadari pentingnya memahami ben­cana tsunami sejak dini yang didasari oleh keprihatinan pada ketidakpahaman masya­rakat terhadap bencana.

Yoko Takafuji mem­beri­kan sosialisasi Kamishibai atau yang lebih dikenal deng­an makna cerita bergambar Je­pang terhadap siaga bencana.

Kamishibai merupakan salah satu kebudayaan Jepang yang menceritakan suatu hal dengan menggunakan media gambar.

Diharapkan dengan cara demikian atau dengan media gambar tersebut, pesan dan informasi dalam cerita yang disampaikan mudah di­pa­ha­mi dan ditangkap oleh banyak orang.

Selain bekerjasama deng­an UNP, Yoko Takafuji  di­danai oleh Japan Fondation juga berkerjasama dengan Universitas Andalas, Uni­ve­r­sitas Bung Hatta, Pemerintah Kota Pariaman. (h/tri)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]