Senior Fotografer Indonesia Berburu Objek di Solsel


Rabu, 30 Maret 2016 - 03:47:37 WIB
Senior Fotografer Indonesia Berburu Objek  di Solsel PARA senior fotografer se-Indonesia dan pegiat pariwisata foto bersama di kawasan Saribu Rumah Gadang, Solok Selatan. (JEFLI)

DALAM  rangka berburu foto menarik dan unik di beberapa titik destinasi wisata yang ada di Sumatera Barat (Sumbar) khususnya daerah Solok Selat­an (Solsel). Para senior foto­grafer Indonesia telah meng­ha­biskan waktu empat hari untuk itu, mulai pada Kamis, (24/3) sampai Senin, (28/3).

Mereka yang ikut dalam rombongan antara lain, Arbain Rambey, Gathot Subroto, Rai­yani dan lima orang fotgrafer lainnya. Mereka menghabiskan waktu semalam di Solsel. Deng­an mengambil tema ‘Hunting Sumbar Reunion’ mereka me­n­gunjungi sejumlah destinasi wisata budaya di Solsel. Se­perti, istano rajo balun, ka­wasan saribu rumah gadang dan mesjid tua kenagarian Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu.

Pengamat Pariwisata Sum­bar, Nofrins Napilus menga­takan khusus untuk trip hun­ting foto oleh fotografer perlu kita support secara opti­mal. ”Apalagi ada wartawan se­nior­nya,”katanya. Selain itu, karena hasil karya mereka biasanya akan disebar di media so­sial.”Dan itu promosi gratis buat kita,”tandasnya.

Menurutnya, support secara optimal tidak selalu dalam bentuk uang. “Tapi men­yedia­kan informasi dan bantu men­carikan lokasi yang tepat. Ka­lau kebetulan ada acara adat dan budaya, segera infokan ke mereka sebab, itu akan menjadi objek buat mereka,”terangnya. “Kawasan Saribu Rumah Ga­dang sangat potensial untuk pengembangan. Ada baiknya untuk terus dilakukan pe­ning­katan sajian kebudayaan. Pen­gi­napannya bagus khas minang dan keramahan warga juga bagus,”kata Koordinator rom­bongan tersebut, Raiyani saat dihubungi Haluan,(29/3).

Ia menyebutkan, objek wi­sata di Simaninfo tuktuk pulau Samosir bisa dijadikan sebagai contoh pengembangan wisata budaya Saribu Rumah Ga­da­ng.”Disana ada areal latar rumah gadang dengan men­yak­sikan tarian khas da­erah,”katanya.

Kemudian, desitinasi Mas­jid Tua di Nagari Koto Baru juga menarik. “Mungkin perlu dibuat plang mengenai se­jarah­nya, agar tamu bisa melihat dan membaca sejarah Masjid Tua ini. Tapi, peletakan plang jangan didepan Masjid karena bisa menghalangi spot untuk me­motret,”tukasnya.

Senada dengan Riyani, se­nior fotografer Indonesia, Ar­bain Rambey mengaku sangat tertarik dengan spot Istana Rajo Balun yang ada di Keca­matan Koto Parik Ga­dang Diateh. Selain itu, katanya, ia juga lebih tertarik akan souvenir budaya lokal. “Bagi saya yang berkesan adalah pacu jawi, pacu itiak, Puncak lawang dan masjid lama Kayu Jao serta istano rajo Balun,”tuturnya.

Kemudian terkait kawasan Saribu Rumah Gadang di Sol­sel katanya, ada momen yang tak terlupakan adalah ada seorang nenek yang mahir pijit. “Itu sangat membantu kita yang keca­pekan sesampai di Sol­sel,”katanya.

Dan, ada yang jualan caping atau souvenir didepan gerbang kawasan Saribu Rumah Ga­dang sangat menarik.” Tapi, keluhannya penjual sering tidak ada ditempat. Terpaksa, kami datang kembali saat malam hari,”tandasnya.

Ia berharap, adanya sajian tarian dan disediakan pen­ye­wa­an sepeda untuk mengelilingi kampung serta disediakan pa­kaian adat untuk wisatawan agar bisa berfoto di Rumah Gadang.”Kalau ada sepeda yang disewaain mungkin akan lebih menarik,”  pungkasnya.***

 

Laporan: JEFLI

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]