Ketum PSSI Masuk DPO


Rabu, 30 Maret 2016 - 04:09:43 WIB

SURABAYA, HALUAN  — Penjemputan paksa tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin La Nyalla Mattalitti tidak membuahkan hasil. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur resmi menetapkan status daftar pencarian orang (DPO) kepada tersangka Nyalla.

"Mulai hari ini tersangka (La Nyalla) sudah kita tetapkan DPO," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Jawa Romy Arizyanto kepada wartawan di kantor Kejati, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (29/3/2016).

Romy menerangkan, sebelum ditetapkan DPO, penyidik sudah melakukan pemanggilan tersangka La Nyalla sebanyak tiga kali. Namun, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim itu selalu mangkir.

Senin kemarin, penyidik Kejati Jatim sudah berupaya melakukan jemput paksa La Nyalla, dengan mendatangi tempat tinggalnya di Surabaya hinga kantor Kadin Jatim di Jalan Bukit Darmo Golf. Namun, tersangka tak ditemukan.

Tim dari kejati juga disebar ke Jakarta, untuk mengawasi keberadaan Nyalla di beberapa hotel atau tempat singgahnya. Lagi-lagi penyidik gagal menemukan Nyalla yang juga Ketua Umum PSSI.

"Di Surabaya sudah dicari di tiga titik. Tim di Jakarta juga sudah mendatangi beberapa hotel, juga belum menemukan tersangka," ujarnya.

"Maka hari ini, kami menetapkan tersangka La Nyalla sebagai DPO," jelasnya.

Kabarnya La Nyalla sudah 'kabur' ke Malaysia pada 17 Maret melalui bandara Soekarno Hatta dengan menumpang pesawat.

Kejati Jatim pun akan menggandeng instansi terkait seperti intel dan pidsus Kejaksaan Agung, Kepolisian Daerah Jawa Timur yang ditembuskan ke Kapolri, imigrasi, hingga interpol untuk menjemput DPO tersangka La Nyalla.

"Kita juga berkoordinasi dengan Interpol, jika tersangka berada di luar Indonesia," tandasnya. (h/dtc)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 20 Juni 2020 - 08:09:17 WIB

    Waketum Gerindra Sebut Isu PKI Diembuskan untuk Pemakzulan Jokowi

    Waketum Gerindra Sebut Isu PKI Diembuskan untuk Pemakzulan Jokowi HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) diembuskan saat pandemi virus corona (Covid-19) bertujuan untuk memakzulkan Presiden Joko Widodo (Jo.
  • Rabu, 10 Juni 2020 - 15:28:43 WIB

    Temui Luhut Panjaitan, Senior Demokrat Adukan AHY Tak Sah Jadi Ketum

    Temui Luhut Panjaitan, Senior Demokrat Adukan AHY Tak Sah Jadi Ketum HARIANHALUAN.COM - Sejumlah politikus senior Partai Demokrat mendatangi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin (8/6). Agenda pertemuannya membahas mengenai SK kepengurusan Partai Demokrat..
  • Jumat, 08 Mei 2020 - 04:28:46 WIB

    Bila Covid Rekayasa, Ini Saran Waketum MUI untuk Indonesia

    Bila Covid Rekayasa, Ini Saran Waketum MUI untuk Indonesia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Virus corona atau Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara dan memakan banyak korban jiwa. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi menganalisa dan menduga Covid-19 a.
  • Rabu, 12 Februari 2020 - 02:54:37 WIB

    Ketum PAN: Sandiaga Uno  Wapres yang Tertunda

    Ketum PAN: Sandiaga Uno  Wapres yang Tertunda KENDARI,HARIANHALUAN.COM-Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut mantan wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno sebagai wakil presiden (wapres) yang tertunda..
  • Jumat, 06 Desember 2019 - 12:02:49 WIB

    Sandiaga Bantah Isu Bakal Gantikan Prabowo Jadi Ketum Gerindra

    Sandiaga Bantah Isu Bakal Gantikan Prabowo Jadi Ketum Gerindra JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pertahanan. Isu berkembang, Wakil Ketua Dewan Pembina Sandiaga Uno bakal mengganti posisi Prabowo di.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]