Di Balik Penyanderaan 10 WNI

Ayah Wendi di Kuranji Harap-harap Cemas


Rabu, 30 Maret 2016 - 04:19:36 WIB
Ayah Wendi di Kuranji Harap-harap Cemas AIDIL, (55) dan Asmizar (53) saat memberikan keterangan tentang anaknya Wendi Rakhadian (28) di rumahnya RT 01/01 Kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, Padang, Selasa (29/3). Wendi disandera oleh perompak dari kelompok milisi Filipina, Abu Sayyaf. (RIVO SEPTI ANDRIES)

Rasa syok dan was-was dari Aidil (55), ayah dari Wendi Rakhania (29) seakan sirna begitu mengetahui bocah sulungnya selamat dari insiden perompakan dua kapal Indonesia, yakni kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12, telah dibajak kelompok yang mengaku Abu Sayyaf di Filipina. Kedua kapal itu membawa 7.000 ton batu bara dan 10 awak kapal berkewarganegaraan Indonesia.

Pengakuan Ai­dil, warga Pasar Ambacang RT 01 RW 01 Kecama­tan Kuranji Kota Padang ini, anaknya sudah pergi dari rumah untuk bekerja di kapal sejak tujuh bulan si­lam. Sejak saat itu pula, dia membantu membiayai hi­dup keluarga di rumah. Ter­akhir, Aidil kontak dengan anak pertamanya itu pada 23 Maret lalu. Setelah itu, hand­phone sang anak tidak lagi bisa dihubungi.

“Kami sangat cemas, apalagi dari berita yang kami lihat, kapal tempat anak saya bekerja itu dibajak oleh perompak,” ujarnya.

Ditambahkan Aidil, pi­hak keluarga sendiri men­dapatkan informasi tersebut dari perusahaan tempat sang anak bekerja. Di telefon, pihak perusahaan menu­turkan kalau kapal yang ditumpangi oleh Wendi sedang dalam masalah. Se­lain itu, pihak perusahaan memastikan kondisi Wendi baik-baik saja saat itu.

“Kami agak sedikit lega karena perusahaannya bi­lang seperti itu. Tapi, kami tidak yakin karena dari berita yang beredar, perom­pak itu minta tebusan. Ka­lau sudah urusan seperti itu, saya khawatir dengan kese­lamatan anak saya,” jelasnya.

Sejauh ini, keluarga ma­sih menunggu perkem­ba­ngan kondisi Wendi dari perusahaannya. Keluarga sendiri masih diselimuti perasaan was-was dan takut akan terjadi apa-apa dengan Wendi. “Kita berharap dia aman saja di sana,” pungkas Aidil.

Info sementara dari KBRI Manila menyebutkan, memang ada kapal yang berbendera Indo­nesia dibajak dan krunya disan­dera di kawasan perairan dekat Filipina.

“Iya, ada fakta kapal ber­bendera Indonesia dibajak dan krunya disandera” kata Sekretaris Pertama Fungsi Sosial-Budaya KBRI Mani­la Basriana melalui pesan pendek ke­pada wartawan, Senin (28/3) lalu.

Namun Basriana belum dapat memastikan apakah pembajakan kapal berbendera Indonesia itu melibatkan kelompok milisi bersenjata Abu Sayyaf.

“KBRI masih berkoordinasi dengan KJRI (Konsulat Jenderal RI) Davao dan pihak-pihak ter­kait di Filipina untuk mem­peroleh informasi lebih dalam mengenai hal ini,” ujar Basriana.

Kabar beredar menyatakan terjadi serangan dari kelompok Abu Sayyaf terhadap kapal Indo­nesia. Kelompok yang bermarkas di barat daya Filipina ini juga menyandera sepuluh warga ne­gara Indonesia. Namun, infor­masi lain menyebutkan jumlah ABK di kapal yang bermerk lambung KM Brahma 02 tersebut berjumlah 12 orang.

Terpisah, Juru bicara Ke­menterian Luar Negeri, Arr­manatha Nasir mengatakan, Ke­men­terian masih mencari infor­masi tentang kabar peristiwa ini. “Kami sedang mencoba mencari informasinya,” tutur Arrmanatha kepada sejumlah wartawan di Jakarta. Ia mengatakan, kabar ini baru diketahuinya melalui per­tanyaan dari wartawan.

Adapun Direktur Dera­dika­lisasi Badan Nasional Penang­gulangan Terorisme Irfan Idris mengatakan BNPT baru mena­nyakan hal ini kepada kepolisian. Dia juga mengaku belum men­dapatkan informasi jelas terkait penyanderaan tersebut. ***

 

Oleh: MUHAMMAD AIDIL & RIVO SEPTI ANDRIES

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 11 April 2020 - 17:04:47 WIB

    Positif Corona di Padang 19 Kasus, Ini Wilayah Sebarannya!

    Positif Corona di Padang 19 Kasus, Ini Wilayah Sebarannya! PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Kota Padang menjadi 19 orang sampai Sabtu (11/4/2020). Jumlah terkonfirmasi positif bertambah 1 (satu) orang..
  • Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:05:05 WIB

    PDAM Padang Perbaiki Pipa, Distribusi Air di Wilayah Ini Bakal Terganggu

    PDAM Padang Perbaiki Pipa, Distribusi Air di Wilayah Ini Bakal Terganggu PADANG, HARIANHALUAN.COM--Adanya pekerjaan lanjutan perbaikan pipa distribusi DN. 300 mm DCIP di Jalan St. Syahrir tepatnya di Simpang Komplek Cendana Mata Air, Padang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang menya.
  • Sabtu, 09 September 2017 - 19:48:45 WIB

    Hampir Seluruh Wilayah Padang Terendam Banjir

    Hampir Seluruh Wilayah Padang Terendam Banjir PADANG,HALUAN--Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi menyebut banjir setinggi 30 centimeter hingga satu meter melanda hampir di semua kawasan di daerah Kota Padang. “Ketinggian bervariasi.
  • Rabu, 30 November 2016 - 01:03:47 WIB

    Kopertis Wilayah X Siap Bersaing di Kancah Internasional

    PADANG, HALUAN — Kopertis Wilayah X Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas. Terutama dalam pemahaman bahasa asing dimana salah satunya bahasa Inggris..
  • Selasa, 09 Agustus 2016 - 16:09:56 WIB

    Ayah Tiri Cabul Divonis 10 Tahun

    Ayah Tiri Cabul Divonis 10 Tahun TANAH DATAR, HALUAN - Pelaku pencabulan terhadap anak tiri, Syafrijal alias Jon dijatuhi vonis selama 10 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri Batusangkar, Selasa (9/8). Pelaku pencabulan tersebut divonis berat dan sama .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]