Hendak Melarikan Diri ke Jakarta

Perampok Ditangkap Dalam Pesawat


Rabu, 30 Maret 2016 - 04:21:06 WIB

PADANG, HALUAN —Penum­pang pesawat Lion Air JT 355 penerbangan Padang-Jakarta p­ukul 15.35 Selasa (29/3) dibuat terkejut oleh penangkapan seorang warga yang diduga sebagai buronan kasus perampokan di Sumatera Utara.

Penumpang yang bernama Parlindungan Rambe (36), ditang­kap oleh Tim Reskrim Polda Sumut yang didampingi oleh Polsek kawasan Bandara Interna­sional Minangkabau (BIM)  saat berada di dalam pesawat.

Parlindungan Rambe meru­pakan buron dalam kasus pen­curian dengan kekerasan dan spe­sialis pertokoan dan perkantoran. Warga Tanjung Sari, Selayang. Sumatera Utara ini biasa beraksi di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Riau.

Menurut Kapolsek Kawasan BIM, Iptu Dwi Triharianto, ters­angka ditangkap dalam pesawat saat hendak melarikan diri bersama seorang istri dan anaknya berumur 2 tahun. Parlindungan menjadi burunan oleh Polda Sumut sejak satu bulan yang lalu.

“Tersangka adalah burunan dari Polda Sumut, yang akan kabur ke Jakarta. Kami membackup dari Polsek Kawasan BIM dengan lima orang anggota dibantu oleh Aviation Security (AVSEC) BIM. Ia kami tangkap dalam pesawat membawa dua tas besar dan bersama istri dan anaknya,” terangnya saat dihubungi Haluan.

Dwi menjelaskan, tidak ada perlawanan saat penangkapan, namun pesawat Lion Air yang akan membawanya terbang  akan take off. Dibantu oleh pihak AVSEC dan kordinasi dengan pilot, pintu pesawat yang sebe­lumnya sudah tertutup bisa di­buka kembali.

“Setelah penangkapan, ter­sang­ka sempat kami bawa ke Polsek. Setelah diinterogasi, ia dibawa oleh anggota Polda Su­mut ke Medan, Ia termasuk perampok antarprovinsi,” ungkapnya.

Sementara, Manajer Opera­sional Angkasa Pura II Azlog Pendra Budi menyampaikan, pihaknya belum mengetahui terjadinya penangkapan penum­pang oleh polisi. Menurutnya penerbangan di BIM masih se­perti biasanya.

“Tidak ada gangguan sama sekali, semuanya lancar,” terangnya.

Sementara itu, GM Angkasa Pura BIM, Suparlan mem­benar­kan bahwa ada seorang penum­pang pesawat Citilink bernama Rino Kurnia, ditangkap petugas bandara karena menyebut kata bom saat di bagasi pesawat. Pria yang beralamat di Batam itu menyebut kata bom untuk tujuan becanda.

Ketika pesawat mendarat di BIM pada pukul 14.35, penum­pang ini kemudian keluar dari pesawat. Dia kembali lagi ke pesawat untuk menjemput ba­rang bawaannya yang ketinggalan di dalam pesawat. Sementara dia kembali ke pesawat, dia me­nitipkan tas yang dibawanya kepada seorang petugas dan mengatakan kepada petugas itu, hati-hati, tas itu berisi bom.

Mendengar kata-kata itu, petugas bandara lalu menga­mankan dan diproses. Ketika ditanya oleh petugas, penumpang itu mengaku bahwa dia cuma bermaksud bercanda saat me­ngatakan ada bom di tas yang dititipkannya itu.

Petugas kemudian menye­rahkan penumpang itu ke pada penyidik pegawai negeri sipil (PPNS). “Saya belum men­da­patkan informasi mengenai hasil proses dari PPNS,” tutur Su­parlan. 

Mengenai pesawat tersebut, tambah Suparlan, sudah dipe­riksa oleh petugas dan dinyatakan aman untuk penerbangan.   (h/rvo/dib)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 27 Juni 2016 - 05:48:30 WIB

    Paman Staf Haluan Tewas Ditembak Perampok

    Paman Staf Haluan Tewas Ditembak Perampok PADANG, HALUAN - Paman dari Staf Information Technology (IT) Harian Haluan, Hayatul Fauzi bernama Syafrizal (44) tewas setelah ditembak perampok. Uang yang baru saja ia ambil dari Bank Mandiri di kawasan Bangkinang, Provinsi .
  • Senin, 06 Juni 2016 - 17:54:45 WIB

    Polisi Masih Buru Pelaku Perampokan Toko Emas Dewi Murni

    Polisi Masih Buru Pelaku Perampokan Toko Emas Dewi Murni PADANG, HALUAN - Kapolresta Padang, AKBP Chairul Aziz beserta Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Sumintak langsung datang ke lokasi kejadian perampokan toko emas Dewi Murni di Jalan Apel Raya Nomor 3 C Kelurahan Kuranji Kecama.
  • Ahad, 05 Juli 2015 - 19:44:37 WIB

    Polisi Gugur Setelah Dibacok Perampok

    Polresta Padang kehilangan seorang anggota terbaiknya. Brigadir Nozi Gusri akhirnya gugur, setelah dibacok perampok..


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]