Tak Disertai RKA

Jembatan Siak IV Ditolak


Kamis, 31 Maret 2016 - 03:40:38 WIB
Jembatan Siak IV Ditolak

PEKANBARU, HALUAN—Plt Sekdaprov Riau, M Yafiz, mengungkapkan, pihaknya tidak bisa memasukkan anggaran pembangunan Jem­batan Siak IV dalam APBD Riau 2016. Hal itu disebabkan Dinas Bina Marga memasukkan anggaran tersebut dalam bentuk gelon­dongan, tanpa disertai Rencana Kerja Ang­garan (RKA).

Tak Disertai Karena ma­suk­nya secara gelondongan, Badan Perencanaan Pem­bangunan Daerah (Bap­peda) Riau, terpaksa mem­batalkannya, karena tidak sesuai dengan peraturan. Buntutnya, anggaran sebe­sar Rp110 miliar tersebut tidak bisa masuk dalam APBD murni 2016.

Baca Juga : Tempat Wisata Ditutup, Warga Padati Taman Kota Siak

“Bagaimana kita mau memasukkanya, perin­ci­annya tidak ada. Mereka mengatakan ada ang­garan­nya, tapi kita minta rinci­annya RKA-nya, tidak ada diserahkan. Kita tidak me­no­laknya tapi tidak kita anggarkan. Karena ang­garannya gelondongan, ya tidak bisa lah,” ujarnya, Selasa (29/3).

Dijelaskan Yafiz, pihak­nya tidak bisa memasukkan anggaran jika Detail Engi­nering Disign (DED) tidak disiapakan Binamarga. Un­tuk itu ia meminta agar Binamarga menyiapkan se­cara rinci apa-apa yang di­butuhkan.

Baca Juga : Sejak Awal Lebaran, Masuk ke Pantai Tiram Berbayar

“Kan perlu ada gam­barannya, berapa semennya, berapa besinya dan yang lainnya, berikut harganya. Ini yang tidak ada diajukan mereka. Kalau sudah ada rinciannya, bisa saja dima­sukkan di APBD Perubahan ini,” ungkap Yafiz.

Diajukan Lagi Semen­tara itu, Kepala Dinas Bina Marga Riau, Syafril Tamun, mengakui pihaknya tidak ada merincikan apa saja yang akan dibutuhkan da­lam kelanjutan pemba­ngu­nan Jembatan Siak IV terse­but. Ketika itu, pihaknya hanya mengajukan angga­ran dari perhitungan teknis saja yakni sebesar Rp110 miliar.

“Taksiran kami sebagai orang teknis, sudah meng­hitungnya. Karena tak ada dasarnya, jadi tidak diterima Bappeda, jadi dicarikan solusinya harus dihitung oleh orang konsultan inde­penden. Sekarang sudah kami jalani,” ujar Syafril Tamun.

Langkah selanjutnya ka­ta Tamun, pihaknya telah me­lak­sanakan apa yang di­minta oleh Bappeda, de­ngan merinci semua RKA-nya, bahkan sudah ada MoU de­ngan pihak pengerja dan hasil MoU telah di berikan ke­pada Dewan pada pekan lalu.

Direncanakan pada per­tengahan April ini akan dilakukan ekspose rencana kelanjutan Pembangunan Jembatan Siak IV dengan DED-nya.

“Jadi itulah dasar untuk pengusulan kelanjutan pem­bangunannya. Dimana kita akan memasukkan ang­ga­ran­nya pada APBD Peru­bahan 2016 ini. Kita juga koordinasi dengan kon­sulta­nnya dan hasilnya kurang lebih anggarannya sama dengan apa yang kami sam­paikan, Rp110 miliar juga,” katanya.

Secara konstruksi pem­bangunannya, kata Tamun, akan dilaksanakan dengan sistem multiyears. Penger­jaannya telah dikon­sulta­sikan dengan Kementerian PU, sesuai permintaan dari LKPP.  (nur)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]