Pascaserangan Bom Lahore

5.000 Militan Ditahan, 600 Tersangka Ditangkap


Kamis, 31 Maret 2016 - 03:54:47 WIB
5.000 Militan Ditahan, 600 Tersangka Ditangkap

LAHORE, HALUAN — Pe­merintah Pakistan menahan lebih dari 5.000 militan pas­caserangan bom di sebuah taman di kota timur, Lahore, Ahad (27/3). Penahanan dila­kukan dalam dua hari setelah ledakan bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 70 orang.

Penyidik kemudian mem­bebaskan se­muanya kecuali 216 tersangka. Menteri negara untuk provinsi Punjab Rana Sa­naullah mengatakan, mere­ka dirujuk untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga : Berkat Vaksin, Akankah COVID-19 Berakhir di Penghujung 2021?

Ia mengatakan, operasi pengungkapan pelaku serangan dilakukan oleh berbagai pihak, polisi, antiterorisme dan agen intelijen. Ia menegaskan, ten­tara dan pasukan paramiliter akan dikerahkan dalam operasi masa depan. “Operasi ini akan mencakup semua lembaga penegak hukum,” ujarnya.

Lima pelaku teror tewas dan lebih dari 600 tersangka ditangkap dalam operasi besar yang dilancarkan pasukan ke­amanan di seluruh Provinsi Punjab di Pakistan Timur. Penelidikan dilakukan setelah serangan bunuh diri pada Ahad (27/3) di Punjab.

Baca Juga : Presiden Duterte Ancam Usir Tentara AS dari Filipina, Lho Kenapa?

Sedikitnya 74 orang ter­masuk 29 anak kecil tewas dan lebih dari 300 orang lagi cedera dalam ledakan tersebut, yang terjadi di Gulshan-e-Iqbal Park, yang dipenuhi orang di pusat Kota Lahore, Ibu Kota Provinsi Punjab, Ahad malam. Satu ke­lompok sempalan Tali­ban Pakistan, Jamaat-ul-Ahrar, telah mengaku bertanggung-jawab atas serangan itu.

Stasiun televisi lokal yang berbahasa Urdu, Dunya, me­laporkan lima pelaku teror, dari satu kelompok gerilyawan terlarang, tewas dalam dua baku-tembak terpisah dengan pasukan keamanan selama operasi pencarian di Kabu­paten Rajanpur dan Kabupaten Muzaffargarh di bagian selatan Punjab.

Baca Juga : Gagasan Baru! Ide Paspor Vaksin Bakal Pulihkan Ekonomi Negara

Menurut beberapa laporan, sedikitnya 250 tersangka dita­han di Kabupaten Sialkot, 200 di Gujranwala, 80 di Faisa­labad, 34 di Rahim Yar Khan, 18 di Kasur, 10 di Bhakkar, enam di Attock dan satu di Baha­wal­pur. Sementara itu, beberapa orang lagi juga di­tangkap di berbagai kabupaten berbeda di provinsi tersebut.

Pasukan keamanan bersa­ma polisi melancarkan ope­rasi di Punjab pada Ahad larus malam, setelah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Ra­heel Sharif memimpin perte­muan tingkat tinggi para peja­bat militer dan me­ngins­truk­sikan para ko­mandan terkait untuk segera memulai operasi guna menyeret para pelaku teror dan fasilitator mereka ke pengadilan.

Baca Juga : Mengupas Pasukan Pembungkam Aktivis di Saudi, Pembunuh Jamal Khashoggi

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, di dalam pidato yang disiarkan oleh televisi ke seluruh negeri itu pada Senin (28/3), kembali me­nyam­pai­kan tekad pemerintah untuk membersihkan ancaman teror dari negeri tersebut. “Semua provinsi itu mesti mem­per­cepat operasi yang dilandasi oleh laporan intelijen terhadap pelaku teror,” kata Sharif. (h/rol)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]