1.000 Napi LP Muaro Butuh Selter


Kamis, 31 Maret 2016 - 04:32:29 WIB

PADANG, HALUAN — Kantor Wilayah Kemen­terian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum dan HAM) Sumbar mengajukan pem­bangu­nan selter untuk Lembaga Pemasyarakatan (LP) Muaro Padang. Hal ini untuk menye­lamatkan nyawa 1.000 orang narapidana dari gempa dan tsunami bila sewaktu-waktu terjadi.

Kepala Kanwil Kemen­kum dan HAM, Ansa­ruddin menuturkan, lokasi LP Mu­aro Padang yang hanya be­berapa ratus meter dari bibir pantai sangat rawan terkena dampak gempa dan tsunami. Sehingga katanya, untuk menyelamatkan nya­wa seri­buan narapidana butuh selter untuk berlindung.

“Karena sangat tidak mungkin kalau tahanan yang ada di LP Muaro, Padang dikeluarkan ketika gempa terjadi atau pun tempatnya digabung dengan selter ma­sya­rakat,” kata Ansaruddin saat ditemui Rabu, (30/3) sore di ruangannya.

Menurutnya, kebutuhan selter ini sangat mendesak mengingat gempa dan tsu­nami yang tidak bisa di­pre­diksi kapan terjadinya. “Ka­lau ada shelter kan lebih aman dan nyawa mereka juga bisa tertolong. Tidak mungkin dong, kita biarkan mereka terkena bencana, mereka juga punya ke­luar­ga,”  pungkasnya.

Tahun ini Kemenkum dan HAM sebenarnya telah mengajukan untuk pem­ba­ngu­nan shelter di LP Mu­a­ro, Padang tersebut. “Ini rencana jangka pendek kita tahun ini, untuk jangka pan­jang kita memang meminta agar LP Muaro Padang di­relo­kasi ke daerah By Pass yang jauh dari pantai,” ungkapnya.

Sedikitnya kata An­sa­rud­din butuh Rp10 miliar untuk pembangunan selter dengan kapasitas 1.000 orang tersebut. “Kita ber­harap pusat bisa menga­bulkannya, kalau pun tidak dikabulkan kita akan coba minta dana Anggaran Pen­dapa­tan Belanja Daerah (APBD) Sumbar,” ujarnya.

Kata Ansaruddin se­panjang sepengtahuannya belum ada koordinasi dari pemrintah terkait dengan pembangunan selter di LP Muaro Padang ini. “Kita belum ada dapat informasi dari pemerintah tentang rencana ini,”  ungkapnya.

Dihubungi terpisah Ke­pala Badan Penanggalangan Bencana Daerah dan Pema­dam Kebakaran (BPBD dan PK) Kota Padang, Dedi Henidal menuturkan, bah­wa pembangunan shelter di LP tersebut telah masuk ke perencanaan pembangunan 100 shelter di Kota Padang. “Jadi, selain di sekolah-sekolah dan instansi swasta LP juga teramasuk di da­lam­nya,”  ungkap Dedi kepada Haluan kemarin.

Dalam perencanaanya ungkap Dedi, pembangunan selter LP Muaro dilakukan dengan mempertinggi b­a­ng­u­­nan LP tersebut. “Karena memang tidak mungkin dibangun di luar LP,”  ka­tanya. (h/isr)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]