PPP Sepakati Gelar Muktamar Islah


Jumat, 01 April 2016 - 03:57:05 WIB

JAKARTA, HALUAN — Par­­tai Persatuan Pem­ba­ngunan (PPP), akhirnya akan menggelar Muktamar VIII untuk islah pada 8 hingga 11 April 2016, di Asrama Haji, Pondok Ge­dhe, Jakarta Timur.

Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar Ban­dung, Emron Pangkapi me­ngatakan Muktamar VIII sudah melalui proses pan­jang pembahasan islah anta­ra pihak terkait yang ber­selisih. Yaitu antara kubu Romahurmuziy dengan Sur­yadharma Ali dan Djan Faridz. 

Setidaknya, PPP telah menggelar 25 kali per­te­muan yang membahas soal islah partai berlambang Kakbah ini. Dalam proses islah antar seluruh pihak tersebut, seluruhnya sepa­kat untuk melakukan islah seutuhnya. Muktamar men­jadi jalan satu-satunya untuk islah PPP.

“Muktamar yang dise­pa­kati disebut muktamar VIII untuk islah yang akan digelar pada 8-11 April di Asrama Haji, Pondok Ge­dhe, Jakarta Timur dengan tema ‘Satu PPP untuk Indo­nesia yang mandiri, ber­dau­lat dan berkepribadian,” ujarnya di Jakarta, Kamis (31/3).

Emron melanjutkan, muk­tamar ini akan dihadiri oleh seluruh pihak yang selama ini berbeda pen­dapat namun masih berada dalam kepengurusan DPP PPP hasil muktamar VII Ban­dung. 

Hal ini sesuai dengan pendapat hukum Mah­ka­mah Partai Nomor 002/PH/MP-DPP.PPP/1/2016. PPP juga sudah membentuk su­sunan kepanitiaan sebagai penyelenggara muktamar tersebut.

Di susunan Steering Com­mitte (SC), anggota Dewan Pertimbangan Pre­siden (Wantimpres) Suhar­so Monoarfa duduk sebagai ketua dengan wakil SC Zai­nut Tauhid. Posisi Sekre­taris SC diberikan pada Arwani Thomafi dengan wakil sekretaris Fernita Darwis, Tamam Achda dan Syahrial Agamas. 

Sedangkan posisi Ketua Organizing Committe (OC) dijabat oleh Ermalena Mus­lim dengan wakil ketua Ahmad Farial. Sekretaris OC dijabat oleh Mansyur Kardi dengan wakilnya Sya­frudin Anhar dan ben­da­hara Mahmud Yunus serta wakil bendahara Muham­mad Iqbal.

Emron menambahkan, peserta muktamar sebanyak 1641 orang. Mereka terdiri dari 379 peserta DPP, 93 peserta DPW dan 1169 pe­serta DPC. “Seluruh proses admi­nistrasi seperti surat-me­nyu­rat untuk muktamar islah ditandatangani Ketua Umum Suryadharma Ali dan Sekretaris Jenderal Muhammad Roma­hur­mu­ziy sebagai wujud terjadinya islah seutuhnya,” tegasnya. (h/rol)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]