Perberat Syarat Calon Independen

Parpol Manfaatkan Politik Kekuasaan


Jumat, 01 April 2016 - 03:57:58 WIB

JAKARTA, HALUAN — Rencana DPR yang ingin memperberat syarat calon perseorangan atau independen dengan menaikkan persentase dukungan, dinilai sebagai kepanikan partai politik terhadap keberadaan calon independen. Hal ini membuat parpol berupaya menghambat calon perseorangan.

“Kalau ini benar dila­kukan, ini namanya parpol lakukan ‘politik bocah atau politik ambekan, meng­gunakan kekuasaan untuk mengambat,” ujar Ketua Umum PP Pemuda Mu­hammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam diskusi di Kantor PP Muham­ma­diyah, Menteng, Jakarta, Kamis (31/3).

Menurut dia, tingkat kepercayaan terhadap par­pol berkurang bukan lan­taran kehadiran calon in­dependen. Ia juga menilai kehadiran calon inde­pen­den bukan untuk mengu­rangi fungsi parpol, tapi sebaliknya guna mendorong perbaikan parpol.”Jangan dimaknai membunuh par­pol, tapi bagaiamana parpol memperbaiki diri,” katanya.

Selain itu, ia meng­im­bau, parpol semestinya bisa menjawab kritik parpol de­ngan cara-cara elegan, bu­kan justru menghambat ca­lon perseorangan.”Kalau mau menjawab kritik par­pol, ya parpol harus jawab itu seperti mahar politik jangan dipraktikkan, parpol harus tunjukkan untuk meningkatkan kualitas,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Komisi II DPR RI mengatakan DPR akan kem­bali mengkaji untuk menaikkan syarat du­ku­ngan bagi calon perse­ora­ngan. Hal ini usai diteri­manya draf revisi UU Pilka­da oleh Komisi II DPR RI pada Senin (28/3) lalu.

Ada 34 pasal yang ada dalam draft tersebut, se­bagian merupakan pasal revisi dan ada juga ke­tentuan baru. Salah satu­nya yang tidak berubah yakni keten­tuan syarat du­­ku­ngan calon per­se­orangan yang tetap menga­cu pada putusan MK yakni 6,5-10 persen dari daftar pemilih tetap. (h/rol)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 25 Juni 2020 - 18:20:10 WIB

    Bendera PDIP Dibakar, Forum Satu Bangsa: Penghinaan Terhadap Simbol Parpol

    Bendera PDIP Dibakar, Forum Satu Bangsa: Penghinaan Terhadap Simbol Parpol HARIANHALUAN.COM — Forum Satu Bangsa (FSB) menyayangkan terjadinya insiden pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) oleh oknum massa aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pan.
  • Rabu, 08 Januari 2020 - 22:55:41 WIB

    Jumpa Sekjen Parpol, Mendagri Bahas Perbaikan Sistem Politik

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D, menerima audiensi sejumlah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Politik di Indonesia. Pertemuan dilakukan di Gedung A Kemendagri, Jakarta, Rabu (8/1/2020)..
  • Ahad, 24 November 2019 - 20:30:49 WIB

    Calon Menteri Diminta Rp 500 M? Begini Tanggapan Parpol Pro-Jokowi

    Calon Menteri Diminta Rp 500 M? Begini Tanggapan Parpol Pro-Jokowi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua PPP versi Muktamar Jakarta Humphrey Djemat melempar isu liar adanya calon menteri yang diminta menyetor Rp 500 miliar kepada sebuah partai politik agar bisa masuk Kabinet Indonesia Maju Presi.
  • Ahad, 17 November 2019 - 14:04:25 WIB

    Masuk BUMN Okay, Kader Parpol Yes. Ini Kata Istana Soal Ahok

    Masuk BUMN Okay, Kader Parpol Yes. Ini Kata Istana Soal Ahok JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman mengatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias  meskipun tercatat sebagai kader partai politik. Hal itu disampaikan Fadjroel usai bertemu dengan Menteri BUMN Er.
  • Senin, 14 Oktober 2019 - 16:25:26 WIB

    PKS Heran Jokowi Masih Gaet Parpol Meski Legitimasi Kuat

    PKS Heran Jokowi Masih Gaet Parpol Meski Legitimasi Kuat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meminta Presiden Joko Widodo tak menarik partai politik lain di luar koalisinya untuk bergabung ke pemerintahannya. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]